Wagub Minta Kegiatan Latsitardanus Akademi TNI Diintegrasikan Revitalisasi Banten Lama

Foto: Adityawarman

Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy meminta kegiatan Latsitardanus atau Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara ke-38 tahun 2018 yang akan digelar di Provinsi Banten dapat mengagendakan kegiatan bersifat bantuan terhadap upaya Pemprov Banten melakukan revitalisasi kawasan Banten Lama, di Kasemen, Kota Serang.

Menurut Andika, bantuan tersebut sangat diperlukan mengingat revitalisasi Banten Lama saat ini merupakan salah satu program Pemprov Banten bersama Kota/Kabupaten Serang terkait dengan keinginan Banten memiliki kawasan wisata dan sejarah yang ikonik.

“Jadi mohon barangkali bisa sekaligus nanti diintegrasikan dalam Latsitardanus ini kegiatan bantuan terhadap program revitalisasi Banten Lama yang tengah kami, pemerintah daerah, kerjakan saat ini,” kata Andika dalam sambutannya saat membuka rapat awal Latsitardanus ke-38 tahun 2018 di Provinsi Banten, di ruang rapat Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Selasa (28/11). Dalam rapat yang diikuti pihak Akademi TNI dan Muspida Provinsi dan Kabupaten/Kota di Banten itu juga dihadiri oleh Wakil Komandan Jenderal Akademi TNI Mayjen TNI (Mar) Gatot Subroto.

Dikatakan Andika, kegiatan Latsitardanus merupakan salah satu realisasi kurikulum pendidikan integrasi taruna baik Akademi Militer (Akmil), Akademi Kepolisian (Akpol) dan Praja IPDN. Dalam pelaksanaan Latsitarda Nusantara 2018, seluruh peserta agar menjunjung tinggi kedisiplinan guna memberikan keteladanan kepada masyarakat serta dapat berkoordinasi dengan instansi di tingkat Kecamatan, Kelurahan/ Desa untuk bersama-sama masyarakat melakukan berbagai program padat karya di bidang pembangunan, pelayanan publik dan sosial kemasyarakat.

Wadanjen Akademi TNI Mayjen TNI (Mar) Gatot Subroto dalam paparannya mengatakan, Latsitardanus ke-38 tahun 2018 akan dilaksanakan sekitar April-Mei 2018 dengan diikuti oleh sekitar 1.000 peserta yang terdiri dari unsur Taruna Akademi TNI, Akademi Polri, IPDN dan mahasiswa perguruna tinggi di Banten. “Yang dari Akademi TNI ini mereka adalah para calon perwira yang di masa depan akan menjadi pejabat-pejabat TNI. Jadi mereka memang harus mengenal daerah dan masyarakatnya, dalam hal ini daerah dan masyarakat Banten. Karena bisa jadi 10-20 tahun lagi mereka jadi Danrem di sini,” katanya.

Kegiatan integrasi ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya yang dilaksanakan oleh taruna dan taruni Akademi TNI Angkatan Darat (Akmil),  TNI Angkatan Laut (AAL), TNI Angkatan Udara (AAU), Akademi Kepolisian (Akpol), praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), dan mahasiswa Perguruan Tinggi. Para taruna calon tentara, polisi, dan IPDN melaksanakan integrasi ini sebelum mereka lulus dari akademi masing- masing sehingga kegiatan ini diikuti oleh taruna pada tingkat akhir yaitu tingkat 4. Sedangkan untuk mahasiswa kegiatan Latsitarda ini dapat menjadi kegiatan KKN. (Adityawarman)

Berita Terkait