Wings Air Buka Rute Baru Bengkulu-Mukomuko

Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group, Kamis (25/10/2018) meresmikan rute baru intra Bengkulu yang menghubungkan Kota Bengkulu dengan Mukomuko yang berbatasan dengan Kabupaten Kerinci, Jambi dan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Peresmian rute penerbangan itu dilakukan setelah pesawat Wing Air bercorak khusus (special livery) mendarat dengan sempurna di Bandara Udara Mukomuko. Momentum terbaik ini menjadikan Wings Air sebagai maskapai satu-satunya yang menerbangi secara regular.

Peresmian penerbangan perdana dilakukan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu Budi Jatmiko dan dihadiri oleh Bupati Mukomuko Choirul Huda, Danrem Bengkulu Kolonel Irnaldo, Danlanal Bengkulu Letkol Andry Wahyu, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Agus Subagio, Kepala Sub Direktorat Angkutan Udara Niaga Berjadwal Tri Danarsih, Kepala Bandar Udara Fatmawati Soekarno Bengkulu Anies Wardhana dan Kepala Bandar Udara Mukomuko Irpansyah Putra Rahman.

Wings Air lepas landas tepat waktu (on time) dari Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Bengkulu (BKS) pukul 10.40 WIB, menggunakan nomor IW-1134 dan pesawat tiba di Bandar Udara Mukomuko, terletak di Desa Bandar Ratu, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu (MPC) pada 11.20 WIB. Untuk penerbangan sebaliknya, Wings Air bernomor IW-1135 berangkat dari Mukomuko pada 11.40 WIB, kemudian mendarat di Fatmawati Seokarno pukul 12.20 WIB.

Pembukaan jaringan terbaru dilayani dengan frekuensi terbang satu kali setiap hari pergi pulang (PP). Inaugural flight mencatatkan tingkat isian penumpang (load factor) 65%. Selanjutnya akan ditargetkan mengalami peningkatan lebih dari 80%. Wings Air akan terus melakukan evaluasi pasar, jika segmen rute ini berada pada level positif, maka tidak menutup kemungkinan untuk menambah frekuensi atau membuka jaringan yang terhubung ke destinasi lain.

Baca: BPN Serahkan 17 Sertifikat Tanah Milik Pemprov Banten

Seiring tren minat traveling di era kekinian, Wings Air akan menambah pengalaman perjalanan lebih terkesan bagi setiap pengusaha serta pelancong dengan terbang bersama ATR 72-500 dan ATR 72-600, pesawat asal Prancis. Armada dapat membawa 72 penumpang yang berkonfigurasi kursi yaitu 2-2. Perjalanan terasa nyaman karena layaknya pesawat bisnis, bisa untuk kerja, santai dipadukan interior kabin terbaik. Selain itu, pesawat ini sangat handal dikelasnya, cocok menerbangi rute pendek.

β€œAtas nama Wings Air, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak dan kru yang terlibat dalam kesuksesan peluncuran rute baru Kota Bengkulu ke Mukomuko. Perluasan jaringan tersebut menjadi bukti nyata dari langkah strategis Wings Air dalam menyediakan kemudahan akses melalui transportasi udara salah satunya yaitu menghubungkan wilayah setingkat kabupaten dengan kota yang tetap mengedepankan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan,” kata Capt Redi Irawan, Operation Director of Wing Air.

Capt. Redi menambahkan, kehadiran Wings Air di Mukomuko diharapkan mampu menjawab dari tingginya permintaan pengusaha, masyarakat dan wisatawan terkait kebutuhan penerbangan. Wing Air optimis, kesungguhan Wings Air untuk mengembangkan Bengkulu dengan didukung inisiasi maupun program dari berbagai pihak menjadi solusi terbaik sejalan mempermudah lalu lintas orang dan membantu percepatan distribusi barang ataupun logistik.

Penerbangan Wings Air dari Kota Bengkulu ke Mukomuko telah memberikan nilai lebih kepada kalangan pebisnis dan wisatawan, antara lain melengkapi moda angkutan yang sudah ada, alternatif baru bagi penduduk lokal dalam bepergian serta efektivitas perjalanan dengan durasi lebih efektif berkisar 30 menit dibandingkan waktu tempuh darat sekitar 6-7 jam (247 km).

Kini, konektivitas masyarakat Mukomuko dan sekitar memiliki pilihan tepat ketika melanjutkan penerbangan seperti kota tujuan Jakarta (Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma), Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Denpasar, Medan, Pekanbaru, Jambi, Padang, Tanjung Pinang, Anambas, Dumai, Tanjung Karang, Palembang, Pangkalpinang, Pontianak, Makassar serta destinasi favorit lainnya.

Tonggak penting ini sekaligus menghidupkan kembali suasana Mukomuko sebagai destinasi baru dalam menciptakan petualangan seru tak terlupakan. Mukomuko adalah kota tujuan Wings Air ke-5 setelah Batam, Palembang, Padang, Lampung yang dilayanai dari Bengkulu. Wings Air menawarkan Kota Bengkulu dan Mukomuko menjadi bagian dari rencana daftar perjalanan yang harus segera dijelajahi.

Mukomuko ialah pintu masuk ke Bengkulu bagian utara, yang menyimpan sumber daya bisnis, jasa, perdagangan, argoindustri, industri kreatif, pariwisata dan lainnya sebagai kawasan ekonomi baru. Bagi kalangan travelers, Kota Bengkulu dan sekitarnya sangat popular berjuluk Bumi Raflesia yang semakin terkenal sebagai salah satu spot instagenic.

Menambah Frekuensi

Bersamaan pembukaan rute Kota Bengkulu – Mukomuko, Wings Air menambah jadwal frekuensi terbang untuk destinasi di Pulau Timor. Kupang ada di bagian paling barat, sedangkan Atambua berlokasi strategis di tengah pulau. Kupang dan Atambua semakin ramai dikunjungi.

Penambahan jadwal terbang satu kali setiap hari yang dilayani pergi pulang (PP) secara regular. Dari Kupang melalui Bandar Udara Internasional El Tari (KOE) menuju Bandar Udara A. A. Bere Tallo (ABU) yang berada di Kelurahan Manumutin, Kota Atambua, NTT.

Untuk rute Kupang ke Atambua sekarang menjadi tiga kali dalam sehari. Wings Air menawarkan waktu keberangkatan terbaru dari Kupang pada 13.10 WITA bernomor IW-1955 dan jadwal kedatangan di Atambua pukul 13.55 WITA. Untuk rute sebaliknya, dari Atambua menuju Kupang IW-1954 akan berangkat pukul 14.15 WITA, kemudian tiba pukul 15.00 WITA dengan estimasi jarak tempuh 45 menit.

Sampai saat ini, Wings Air telah terbang ke 117 destinasi dalam dan luar negeri. Untuk jaringan regional, sudah melayani ke Kuching, Malaysia. Wings Air memiliki frekuensi yang mencapai lebih dari 350 penerbangan perhari dengan didukung 61 armada ATR 72-500/ 600. (Siaran Pers Humas Lion Air Group)

Next Post

Kembangkan Ekonomi Digital, Investor Asing Harus Patuhi Aturan Indonesia

Jum Okt 26 , 2018
Trend perkembangan ekonomi di seluruh negara-negara dunia telah bergeser menjadi digitalisasi. Termasuk Indonesia yang tengah mendorong perkembangan ekonomi dengan memanfaatkan potensi teknologi digital. Apalagi potensi ekonomi digital Indonesia diproyeksikan pada tahun 2020 mencapai USD 130 Miliar. “Guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi digital sehingga mampu menembus target diharapkan, kami amat terbuka kepada […]
Foto: Wings Air