Sebagian warga Kramatwatu Resah, Pelaku Kejahatan Bersenjata Api Berkeliaran
Sebagian besar warga yang berada di wilayah hukum Polsek Kramatwatu, Polda Banten, tengah diresahkan dengan adanya aksi pelaku kejahatan bebas berkeliaran menggunakan senjata api.
Seperti kejadian yang videonya viral beredar di media sosial Instagram Info_kramatwatu, dimana aksi pelaku pencurian sepeda motor menggunakan senjata api, terjadi di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.
Peristiwa itu disebutkan terjadi di Kampung Tunggul Jaya, Desa Lebakwarna, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, pada Senin (23/2/2026) pagi, sekitar pukul 04.24 WIB.
Dalam rekaman yang beredar, dua orang pelaku kejahatan itu terlihat datang berboncengan menggunakan sepeda motor.
Salah seorang pelaku turun dari sepeda motor lalu berjalan mendekati sepeda motor milik warga yang terparkir. Diduga, pelaku berniat untuk mencuri kendaraan tersebut.
Namun, aksi pelaku tidak berjalan mulus seperti yang direncanakan. Tiba-tiba, alarm sepeda motor yang menjadi target, berbunyi nyaring, sehingga menarik perhatian seorang petugas keamanan (satpam) yang sedang berjaga di sekitar lokasi.
Pelaku mengetahui alarm sepeda motor berbunyi, kemudian berusaha melarikan diri, namun satpam yang sempat memergoki berusaha mengejar dan menangkap pelaku.
Sempat terjadi aksi pergulatan singkat antara pelalu dan satpam hingga salah satu pelaku terjatuh. Dan rekan pelaku datang membantu dengan mengacungkan pistol ke arah satpam.
Karena mendapat ancaman senjata api, petugas keamanan tersebut terpaksa melepaskan pelaku demi keselamatan. Kedua terduga pelaku kemudian melarikan diri dari lokasi.
Seorang warga mengaku takut dan berharap agar kegiatan patroli kepolisian semakin ditingkatkan.
“Semoga polisi tidak memberi ruang kepada semua pelaku kejahatan atau aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban, terlebih yang meresahkan warga. Semoga polisi mau meningkatkan patroli secara konsisten,” ujar warga Tunggul Jaya, Desa Lebakwarna.
Ia menyebut, langkah antisipasi atau pencegahan, kolaborasi antarunsur, diharapkan dapat semakin ditingkatkan guna bisa menekan berbagai bentuk pelanggaran serta kejahatan jalanan, khususnya pada jam rawan malam hingga dini hari.
“Kami berharap aparat kepolisian untuk mau rutin melakukan patroli agar masyarakat bisa tenang selama bulan ramadhan ini,” ujar warga setempat. (Penulis : Daeng Yusvin)









