Edukasi

Pemkab Tangerang Telah Revitalisasi Kelas Rusak Lebih 200 Unit

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang telah melakukan rehabilitasi dan revitalisasi kelas Rusak atau tak layak lebih 200 unit pada satuan pendidikan yang ada di daerah itu sebagai upaya pemerataan pembangunan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Kabupaten Tangerang Dadan Gandana, di Tangerang, Rabu, mengatakan bahwa revitalisasi terhadap ratusan kelas ini dilakukan sebagai upaya mendorong pemerataan kualitas pendidikan.

“Saat ini kita sudah merevitalisasi dan merehabilitasi sebanyak 200 lebih kelas. Tahun ini kita juga akan membangun dua sekolah baru,” ucapnya.

Ia menyebutkan, selain melakukan rehabilitasi ruang sekolah, pada tahun ini pemerintah daerah sudah membangun pemagaran sekolah dan penataan lingkungan di 100 sekolah sebagai upaya meningkatkan kualitas satuan pendidikan.

Menurut Dadan, sebagai langkah konkret pemerintah daerah, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar program pembangunan sekolah dapat terwujud dengan jumlah yang cukup banyak setiap tahun sehingga dapat mengurangi jumlah sekolah rusak di Kabupaten Tangerang.

“Kita masih menunggu karena memang sedang dalam rapat pembahasan dengan Dikdasmen, dan ada juga pelatihan-pelatihannya sudah mulai untuk penerima-penerima revitalisasi,” tuturnya.

Ia menambahkan, pembangunan dan revitalisasi sekolah di Kabupaten Tangerang ditargetkan untuk terus bertambah sehingga tidak ada lagi ruang kelas atau sekolah rusak yang dapat membahayakan peserta didik.

“Kalau penambahan revitalisasi yang menentukan dari pemerintah pusat. Kita hanya mengusulkan saja, jadi harapannya nanti bisa ada tambahan,” kata dia.

Sebelumnya, Pemerintah menargetkan Program Revitalisasi Sekolah akan menjangkau sebanyak 71.744 satuan pendidikan pada tahun 2026 dengan anggaran Rp14 triliun.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan target tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan nasional.

“Bapak Presiden (Prabowo Subianto) beberapa kali menyampaikan itu, sehingga pada tahun 2026 program revitalisasi dapat menyasar 71.744 satuan pendidikan,” kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti di Jakarta.

Mendikdasmen menjelaskan pelaksanaan program revitalisasi untuk tahun 2026 sudah mulai berjalan. Hingga kini pemerintah telah merampungkan ribuan kerja sama dengan satuan pendidikan serta mulai menyalurkan bantuan dengan total Rp2,6 triliun.

Saat ini pihaknya telah menyelesaikan perjanjian kerja sama dengan 4.838 satuan pendidikan, dengan penyaluran bantuan yang telah menjangkau 3.408 sekolah. Sejumlah proyek revitalisasi juga telah memasuki tahap awal pembangunan di berbagai daerah. (Pewarta : Azmi Syamsul Ma’arif – LKBN Antara)

Iman NR

Back to top button