Pemprov Banten Serahkan Bantuan Rp20 Juta Untuk Operasional Masjid Al Ikhwan Karawaci
Pemerintah Provinsi Banten menyerahkan bantuan senilai total Rp20 juta dengan masing-masing Rp10 juta untuk operasional Masjid Al Ikhwan dan Rp10 juta untuk majelis taklim di Karawaci, Kota Tangerang.
“Bantuan operasional masjid diberikan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan dakwah dan syiar Islam,” kata Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi 1448 Hijriah di Masjid Al Ikhwan di Jalan Cemara Raya, Kecamatan Karawaci di Tangerang, Minggu.
Dia mengapresiasi kekompakan warga Kelurahan Karawaci Baru karena kebersamaan mereka dalam kegiatan keagamaan merupakan modal penting menjaga keharmonisan lingkungan.
Ia berharap, masyarakat terus menjadikan pengajian sebagai sarana menuntut ilmu. “Kami mengajak masyarakat untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, dan kerukunan dengan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.
Ia menjelaskan banyak hal dari ajaran Rasulullah yang patut diteladani umat, terutama dalam hal menjaga akhlak.
Ia mengingatkan bahwa Nabi Muhammad tidak pernah mengeluh, marah-marah, membanding-bandingkan, maupun menghina orang lain. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat ukhuah islamiah melalui silaturahim.
Silaturahim ujarnya, dapat mempererat hubungan antarsesama layaknya keluarga serta mengajarkan umat untuk senantiasa mengingat dan menghargai kebaikan orang lain.
Ia menyebut peringatan ini sekaligus menjadi sarana untuk mendekatkan diri umat kepada Allah.
“Pada perayaan Maulid ini juga terdapat dakwah sehingga memberikan tambahan ilmu bagi kita,” katanya.
Dimyati mengatakan peringatan kelahiran Rasulullah menjadi kesempatan baik umat meningkatkan kecintaan dan mengamalkan teladan Nabi dalam kehidupan bermasyarakat, terutama di tengah keberagaman.
“Umat Islam itu saudara, keluarga. Terhadap umat lain, Nabi juga mengajarkan untuk menghargai dan menghormati. Dengan begitu, akan terwujud kerukunan antar-umat beragama dan kerukunan seluruh warga,” ujar dia.
Penceramah dalam acara itu, KH Ahmad Baehaki Djafar, mengingatkan jamaah bahwa peringatan Maulid Nabi harus menjadi sarana peningkatan kualitas diri.
“Banyak hal yang dapat kita teladani dalam kehidupan sehari-hari. Mari bersama-sama meningkatkan iman dan taqwa kita,” katanya. (Pewarta : Achmad Irfan – LKBN Antara)







