Hukum

50 Personel dan 8 Armada Damkar Padamkan Kebakaran Pabrik Kipas Angin di Tangerang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Banten mengerahkan sedikitnya 50 personel dan delapan unit armada Damkar (pemadam kebakaran) untuk mengendalikan kebakaran yang melanda pabrik kipas angin milik PT Desen Nusantara Anugerah, Jumat.

Komandan Pos Damkar Pasar Kemis BPBD Kabupaten Tangerang Amirudin di Tangerang, Jumat, mengungkapkan bahwa proses pemadaman dan pendinginan berlangsung selama kurang lebih dua setengah jam.

Namun demikian, kata Amirudin, petugas di lapangan menghadapi sejumlah kendala, mulai dari minimnya akses sumber air terdekat, kencangnya embusan angin di sekitar lokasi, hingga banyaknya material plastik yang mendominasi.

“Tiupan angin yang cukup kencang serta jarak yang cukup jauh dari sumber air, menjadi tantangan tersendiri bagi petugas kami dalam proses penanganan di lapangan. Namun, seluruh personel tetap berupaya maksimal untuk mengendalikan situasi,” paparnya.

Ia mengatakan untuk kronologi kejadian diketahui atas laporan kejadian kedaruratan yang diterima pada pukul 11.15 WIB.

Berdasarkan temuan awal di lapangan, api pertama kali diketahui oleh petugas keamanan (security) perusahaan dan berpusat di lantai dua bagian tengah yang difungsikan sebagai area penyimpanan baling-baling kipas angin.

“Tim kami langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanggulangan secepat mungkin guna melokalisasi api agar tidak merambat lebih luas,” ujarnya.

Pada saat kejadian kebakaran, tambah dia, seluruh karyawan sedang beraktivitas di dalam pabrik hingga sempat terjadi kepanikan. Namun, seluruhnya berhasil dievakuasi keluar area dengan selamat sebelum api membesar.

“Berdasarkan laporan awal tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Tetapi, saat terjadi insiden ada karyawan yang sedang beraktivitas di dalam pabrik,” tambahnya.

Hingga kini, tim dan armada Damkar BPBD Kabupaten Tangerang belum dapat mengetahui sumber utama api dan taksiran besaran kerugian material yang dialami oleh pihak perusahaan atas kebakaran tersebut.

“Fokus utama tim saat ini adalah menuntaskan proses pemadaman secara menyeluruh guna memastikan keamanan lokasi,” kata dia. (Pewarta : Azmi Syamsul Ma’arif – LKBN Antara)

Iman NR

Back to top button