Lalu Lintas

ASDP Pastikan Jalur Penyeberangan di Selat Sunda Normal Meski Aktivitas Gunung Anak Krakatau Naik

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan di lintasan Merak – Bakauheni maupun jalur pelayaran di Selat Sunda tetap beroperasi normal di tengah peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK).

General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba di Lampung Selatan, Senin mengatakan, hingga saat ini operasional penyeberangan masih berjalan lancar dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa.

“Hingga saat ini, layanan penyeberangan lintasan Bakauheni – Merak masih berlangsung secara normal. Meski demikian, kewaspadaan terus ditingkatkan. Setiap perkembangan aktivitas vulkanik, kondisi cuaca, maupun informasi keselamatan pelayaran dipantau secara intensif bersama instansi berwenang sehingga setiap keputusan operasional dapat diambil berdasarkan kondisi aktual di lapangan,” kata dia.

Menurutnya, pemantauan tersebut dilakukan agar setiap keputusan operasional dapat diambil berdasarkan kondisi aktual di lapangan dengan tetap mengutamakan keselamatan pelayaran.

Oleh karena itu, dirinya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Ikuti perkembangan situasi melalui kanal resmi pemerintah maupun ASDP agar setiap perjalanan dapat direncanakan dengan lebih baik.

“Keselamatan akan selalu menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan operasional ASDP. Melalui koordinasi yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan, ASDP berkomitmen menjaga layanan penyeberangan tetap aman, dan andal,” ujarnya.

Sebelumnya. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral meminta masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan seiring aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda di perbatasan antara Lampung Selatan, Lampung dan Banten kini bertahan di Level III atau Siaga (Baca: Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda Masih Berstatus Siaga, Diminta Warga Waspada).

Petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau PVMBG Badan Geologi, Deny Mardiono dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa aktivitas visual maupun kegempaan di gunung api aktif tersebut masih terus terekam.

Adapun berdasarkan hasil periode pengamatan pada hari ini, Rabu (8/7) mulai pukul 12.00 hingga 18.00 WIB, embusan asap dari dalam kawah aktif teramati membubung hingga ketinggian puluhan meter. (Pewarta : Riadi Gunawan – LKBN Antara)

Iman NR

Back to top button