Gunung Anak Krakatau Alami 3 Kali Gempa Vulkanik Dalam

Gunung Anak Krakatau (GAK) yang berada di perairan Lampung mengalami tiga kali kegempaan sepanjang Rabu-Kamis (16-17/1/2019). Demikian siaran pers Pusat Vulkanologi dan Mitiasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementrian ESDM di Bandarlampung. Laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau itu beradasarkan laporan Deny Mardiono, Pos Pengamatan GAK milik Badan Geologi PVMBG Kementrian ESDM. Pengamatan aktivitas itu 16 Januari 2019, pukul 18.00 sampai dengan 24.00 WIB. Mengal Hasil pengamtatan menyebutkan, GAK mengalami Kegempaan Vulkanik Dalam sebanyak 3 kali, amplitudo 10-15 mm, S-P 1,3-1,6 detik, durasi 4-11 detik. Gunung Anak Krakatau sepanjang pengamatan ini juga mengalami…

Baca Selanjutnya

Paska Tsunami Selat Sunda, Gunung Anak Krakatau Alami Satu Gempa Tektonik Lokal

Paska tsunami Selat Sunda pada 22 Desember 2018, Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda mengalami satu kali gempa tektonik lokal. Status gunung ini tetap pada level III atau siaga. Karena itu, masyarakat, termasuk wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius lima kilomter dari kawah Gunung Anak Krakatau (GAK). Imbauan itu tercantum dalam siaran pers yang dilansir antaranews.com dari PVMBG Badan Geologi Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral di Bantarlampung yang bersumber dari laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Gunung Anak Krakatau paska tsunami tercatat mengalami satu kali kegempaan…

Baca Selanjutnya

Gunung Anak Krakatau Naik Status Siaga, Debu Vulkanik Mulai Dirasakan Warga Banten

Debu vulkanik yang diduga berasal dari letusan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda dirasakan masyarakat di Kota Cilegon, sebagian Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang dan sebagian Kota Serang. Namun belum ada keterangan resmi soal hubungannya debu vulkanik dengan naikannya status Gunung Anak Krakatau dari Level II (waspada) menjadi Level III (Siaga). Kenaikan status siaga itu disebabkan intensitas letusan gunung itu semakin tinggi. Kenaikan status Gunung Anak Krakatau dari waspada menjadi siaga itu dipastikan Antonius Ratdomopurbo atau dikenal Purbo, Sekretaris Badan Geologi Kementrian ESDM dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis pagi (27/12/2018).…

Baca Selanjutnya

Gunung Anak Krakatau Tercatat Alami 236 Kegempaan dan Letusan

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, mengalami 236 kali kegempaan letusan. Data ini diperoleh berdasarkan pengamatan sepanjang Jumat (16/11) hingga Sabtu (17/11) dini hari. Aktivitas Gunung Anak Krakatau Level II (Waspada), sehingga direkomendasikan masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 km dari kawah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam rilis diterima di Bandarlampung, Sabtu, meneruskan laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau oleh Windi Cahya Untung, Staf Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau periode pengamatan 16 November 2018, pukul 00.00 sampai…

Baca Selanjutnya

Alat Perekam Getaran Pemantauan Gunung Anak Krakatau Terganggu

Aki untuk alat perekam getaran yang dipasang di Gunung Anak Krakatau dicuri orang yang tidak bertanggung jawab. Pencurian ini sempat menganggu aktivitas pemantauan getaran yang diakibatkan gunung berapi tersebut. Kepala Pos Pemantauan Gunung Krakatau di Kalianda, Lampung, Andi Suwardi menjelaskan, orang tak bertanggung jawab tersebut mengambil aki dan merusak kabel pada sekitar Senin (8/10) lalu. Sehingga alat seismometer tidak bisa merekam aktivitas getaran yang diakibatkan letusan Anak Krakatau. “Iya dicuri mungkin kita nggak tahu. yang hilang cuma aki saja,” kata Andi saat dikonfirmasi, Serang, Banten seperti yang dikutip MediaBanten.Com, Kamis…

Baca Selanjutnya

Gunung Anak Krakatau Lontarkan Pijar Ke Segala Arah

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali menunjukan aktivitas berupa lontaran pijar ke segala arah dan sinar yang membumbung tinggi. Gunung ini mengeluarkan lava pijar yang mengalir ke arah selatan. Menurut antaranews.com yang dikutip MediaBanten.Com, Selasa (2/10/2018)Laporan tertulis dari Jumono, Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau di Bandarlampung menyebutkan, peristiwa itu terjadi sesuai dengan pengamtan berperiode hingga Senin (1/10/2018), pukul 00.00 WIB. Secara visual kondisi itu dikatagorikan gunung berkabung 0-III dengan asap yang tidak teramati dan kondisi laut yang tenang. Menurut laporan, suara dentuman terdengar dengan suara mulai dari suara lemah…

Baca Selanjutnya

Gunung Anak Krakatau Mengalami Gempa Tremor Terus Menerus

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan dan wilayahnya bersebelahan dengan Provinsi Banten, masih mengalami gempa tremor menerus. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan perkembangan aktivitas tersebut berdasarkan pengamatan kegempaan sepanjang Selasa (18/9) hingga Rabu (19/9) dini hari. “Hasil pengamatan tersebut menunjukkan aktivitas Gunung Anak Krakatau mengalami kegempaan tremor menerus amplitudo 3-48 mm dominan 35 mm,” tulis BMKG dalam rilis diterima di Bandarlampung, Rabu. BMKG mengatakan pengamatan tersebut dilaporkan oleh Windi Cahya Untung selaku petugas pengamatan dari Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau.…

Baca Selanjutnya

Gunung Anak Krakatau Dilaporkan Meletus 56 Kali

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali bergeliat. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika melaporkan, sepanjang Sabtu hingga Minggu dinihari (1-2/9/2018) tercatat 56 kali letusan, 207 hembusan dan lima kali gempa tremor harmonik. Saat ini Gunung Anak Krakatau ditetapkan dengan status waspada level II. Website magma.vsi.esdm.go.id yang dikutip MediaBanten.Com, Minggu (2/9/2018) menyebutkan, hasil pengamatan Jumono, petugas di Pos Pengamatat Pasauran (Kabupaten Serang, Provinsi Banten) melaporkan, aktivitas Gunung Anak Krakatau itu mulai pukul 00.00 WIB Sabtu dinihari (1/9/2018). Aktivitas berupa letusan, hembusan dan gempa tremor terjadi hingga pukul 24.00 WIB, Minggu dinihari…

Baca Selanjutnya

Meski Letusan Gunung Anak Krakatau 155 Kali, Warga Masih Aman Beraktivitas Biasa

Gunung Anak Krakatau meletus sebanyak 56 kali selama 24 jam terakhir mulai Rabu (11/7/2018), pukul 00.00 WIB. Sehari sebelumnya tercatat 99 kali letusan gunung tersebut. Total letusan selama 2 hari, 155 kali letusan. Demikian dikemukakan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Gelogi (PVMBG) dalam siaran persnya, Kamis (12/7/2018). Siaran pers PVMBG ini untuk menjelaskan fenomena tingginya kolom debu letusan Gunung Anak Kraktau sekitar 200-1.000 meter dari puncak kawah. Peristiwa ini dapat dilihat warga di sekitar daerah Selat Sunda seperti Kabupaten Pandeglang dan Kota Cilegon, Provinsi Banten. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas…

Baca Selanjutnya