Edukasi

Banten Dapat 5 Medali Dalam LKS SMK Tingkat Nasional di Yogyakarta

Provinsi Banten mendapat lima medali dalam lomba kompetensi sekolah menengah kejuruan (LKS SMK) Nasional tahun 2019 di Yogyakarta yang berlangsung di Yogyakarta 7-13 Juli 2019. Juara umum LKS ini diraih Provinsi Jawa Tengah dengan perolehan medali terbanyak.

Medali untuk Provinsi Banten diperoleh dari Syarah Karuniasari asal SMKN 12 Kabupaten Tangerang yang menyabet juara 3 nasional dalam lomba marketing online. Abid Awali dan M Naufal dari SMK Latansa Kabuapten Lebak mendapat juara 2 yang berlaga di lomba roboting, Rangga Muhammad R dari SMK Pancakarya Kota Tangerang mendapat juara 3 bidang IT Networking System, Fattahku Muhammad Rossi asal SMKN 1 Tangerang Selatan meraih juara 3 bidang elektronik dan Rusliyadi dari SMKN 6 Kota Serang meraih juara 2 bidang pengelasan (welding).

LKS SMK Tingkat Nasional ke-27 berlangsung di Yogyakarta sejak 7-13 Juli 2019 diikuti 759 siswa dari berbagai penjuru Tanah Air. Acara lomba berlangsung di empat titik yakni Jogja Expo Center (JEC), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), SMKN 6 Yogyakarta dan Hotel Grand Dafam Rohan.

Lomba kompetensi yang mengangkat tema “Kompeten Menyongsong Industri 4.0” ini dipersiapkan untuk menyongsong dunia industri yang berkembang pesat saat ini.

Baca:

Standar Industri

Ketua Dewan Juri LKS SMK Nasional 2019 Miftahu Soleh menjelaskan materi lomba mengacu pada standar industri dan world skill competition (WSC). Begitu pula dengan sistem penilaian yang berstandar pada WSC.

Meski menggunaan sistem penilaian berstandar dunia, Soleh menjelaskan bahwa ada keuntungan yang didapatkan pihak juri pada khususnya, dan sekolah termasuk Indonesia pada umum

LKS SMK Tingkat Nasional digelar dengan tujuan untuk meningkatkan citra Sekolah Menengah Kejuruan dan mempromosikan perkembangan kualitas performansi kerja yang dimiliki siswa. Memacu setiap SMK meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajarannya sesuai dengan tuntutan kebutuhan dunia kerja.

Meningkatkan kerjasama yang lebih erat antara lembaga pendidikan SMK, dunia usaha/dunia industri dan asosiasi profesi. Memupuk persahabatan dan kerjasama secara nasional dalam membangun pendidikan menengah kejuruan.

Menyediakan wahana pengembangan dan pengakuan keunggulan kerja bagi siswa SMK yang memiliki keterampilan sesuai dengan tuntutan dunia kerja. Menyiapkan calon delegasi indonesia pada kompetisi tingkat internasional baik melalui Asean Skill Competition (ASC) maupun World Skills Competition (WSC). (IN Rosyadi)

Iman NR

Back to top button