BPS: Suram Pertumbuhan Ekonomi Banten Tahun 2020

Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksi pertumbuhan perekonomian di Provinsi Banten pada 2020 agak suram. Hal itu dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi global yang melambat.

Demikian dikatakan Kepala BPS Banten Adhi Wiriana, saat ditemui usai menghadiri acara Forum Grup Discussion (FGD) yang diselenggarakan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Banten, tentang Peluang dan Tantangan Perekonomian Banten 2020, di Gedung DPRD Provinsi Banten, Selasa (27/12/2019).

Kata dia, pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten terpengaruh pula oleh beberapa industri di Banten yang pindah ke Provinsi lain. “Kalau perusahaan pindah, otomatis Banten juga terdampak,” katanya.

Ia menyarankan, pemerintah Provinsi Banten harus segera mengantisipasi dan menyiapkan riset development. Selain itu ia pun menyarankan Pemprov meningkatkan jumlah pengusaha muda.

Baca:

“Jangan diarahkan mahasiswa ataupun lulusan SMK dan SMA, untuk menjadi buruh. Tetapi bagaimana caranya mendidik mereka menjadi pengusaha-pengusaha baru,” katanya.

Sementara anggota DPRD Provinsi Banten F-PKS, Bonnie Mufidjar mengatakan, perekonomian di Provinsi Banten pada 2020 mendatang menurutnya sangat menarik.

“Hanya mungkin kita dari Pemerintah Daerah dan DPRD Provinsi Banten, mengawal indikator pertumbuhan ekonomi yang mulai membaik ini terimpelmentasikan, dengan dituangkan dalam program kerja yang konkret,” katanya.

Dia optimis perekonomian Banten akan membaik. Sebab, melihat pemaparan dari Bank Indonesia (BI) perwakilan Banten dan angka statistik yang diperlihatkan BPS, memiliki peluang yang baik. Ia menilai, yang menjadi penopang pertumbuhan ekonimi Banten yakni salah satunya sektor UMKM.

UMKM ini memang menjadi salah satu harapan,” ungkapnya. (Sofi Mahalali)

Sofi Mahalali

Berita Terkait