Kesiapan Tanggap Bencana, Prediksi Gempa dan Bencana di Provinsi Banten

Ditulis Oleh: ZAID ELHABIB. Negeri kita tercinta Indonesia adalah negara kepulauan yang secara geografis, geologis sangat rawan bencana alam. Data BNPB sejak tahun 2010 terjadi empat kali bencana setiap hari di Indonesia atau lebih dari 1400 kali bencana pertahun. Angka ini menunjukkan bahwa tidak ada hari tanpa bencana di Indonesia. Gempa, tsunami, hujan, banjir, tanah longsor, letusan gunung berapi dan semua bencana lain tidak ada yang dapat diperkirakan secara tepat, baik waktu terjadi, skala frekuensi dan intensitasnya. Bencanapun bisa terjadi dan datang serba mendadak. Kadang hanya dalam hitungan menit. Namun…

Baca Selanjutnya

PC PPM Kota Tangerang Gelar Tradisi Pembaretan Angkatan 1 Tahun 2018

Markas Komando Batalyon 06 PPM Kota Tangerang yang dipimpin oleh Komandan Batalyon (Danyon) Naswandi Anas Tanjung, ST dan Wadanyon Undang Sidik, Sabtu (31/3/2018) bertempat di Jalan A.Yani No.13, Kompleks Kanminvet CAD 06 / TGR, mengadakan Tradisi Pembaretan Angkatan 1/Eka Dharma Th 2018. Pembukaan Gelar Tradisi Pembaretan langsung dilakukan dengan sesi awal berupa Pewarisan JSN 45  oleh Ayahanda Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Tangerang, H.T. Soleh Senjaya didampingi Ayahanda Waka LVRI Kota Tangerang Mayor (Purn) H.Muchtar Jamil. Pada kesempatan ini Dandim 0506/Tgr yang diwakili Kapten (Inf) Saryoto memberikan pengarahan…

Baca Selanjutnya

Membicarakan Big Data Dalam Banten Satu Data

Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy membicarakan Big Data dalam penutupan Forum Komunikasi Mitra Praja Utama (FK-MPU) di Bandarlampung, belum lama ini. Tentu saja, pidato penutupan ini menarik perhatian dan mencengangkan bagi pemerhati Information and Comunication Technologi (ICT) alias Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Mengapa mencengangkan? Sebab Banten berada posisi menengah dalam Index Pembangunan (IP) TIK bersama 11 provinsi lainnya di Indonesia dengan nilai 5 berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS). IP TIK tertinggi hanya ada di satu daerah, yaitu DKI Jakarta dengan nilai 9,2. Dan, 20 provinsi lainnya ber-IP TIK bernilai…

Baca Selanjutnya

Dari Intranet (Bukan Internet) Hingga Command Center Banten Satu Data

Mungkinkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memiliki jaringan intranet (bukan internet) untuk mewujudkan Banten Satu Data? Untuk menjawabnya, mari cermati soal intranet, internet dan jaringan yang dibutuhkan agar pemerintah tidak perlu menyewa bandhwith begitu besar yang memboroskan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) setiap tahunnya. Intranet hampir mirip dengan internet, sama-sama menggunakan protol Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP). Perbedaanya adalah intranet digunakan untuk lingkungan sendiri. Jika di perusahaan, intranet digunakan antara perusahaan dengan para karyawannya untuk berbagai kebutuhan internal. Jika di lembaga pemerintah, intranet digunakan untuk kepentingan aparatur sipil negara (ASN) untuk…

Baca Selanjutnya

Plesetan Ruang Server Jadi Data Center Untuk Banten Satu Data

Tidak salah jika data center itu didefinisikan secara sederha, yaitu sebagai pusat data. Artinya, ada sebuah tempat yang menjadi pusat dikumpulkannya data-data. Bisa jadi, tempat itu ada komputer yang berkapasitas besar untuk memroses data-data tersebut. Komputer besar itu kemudian diakses oleh komputer-komputer lainnya untuk menyimpan maupun mengambil data tersebut. Hubungan antara komputer itu disebut jaringan (network). Komputer berskala tertentu itu sering disebut server. Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan (service) tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, dilengkapi…

Baca Selanjutnya

Mewujudkan Banten Satu Data Untuk E-Government

E-Government adalah ibarat wanita cantik yang berada di menara gading. Semuanya orang membicarakan kecantikan dan kecerdasannya, tetapi tidak bisa atau tidak mau menyentuh wanita tersebut. Penyebabnya ada yang minder, dan ada yang khawatir terganggunya “zona nyaman” yang selama ini dinikmati dan berbagai alasan lainnya. Begitulah E-Government atau pemerintahan elektronik atau digital. Hampir semua aparatur sipil negara (ASN) di negeri ini mengamini penggunaan teknologi dan informasi akan menjadikan pemerintah yang bersih, efisien dan efektif dalam melayani kebutuhan diri sendiri (internal pemerintah) dan melayani warganya. Penerapan teknologi dan informasi itu diyakini memudahkan…

Baca Selanjutnya

Ketua OSIS STI Tangerang Selatan Dilantik

Kaulika Adzraa Nairacizkia secara resmi menggantikan Gabrielle Stephany Tamburian sebagai Ketua Osis SMP Sekolah Tunas Indonesia -atau biasa disingkat STI- yang terletak di bilangan Bintaro, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Pelantikan tersebut dilaksanakan bertempat di lapangan upacara Sekolah Tunas Indonesia pada pagi hari Rabu tanggal 7 Maret 2018. Kaulika nama panggilan siswi kelas 8 tersebut berhasil meraih sekitar 60 persen suara pemilih dalam pemilihan ketua Osis yang diselenggarakan pada tanggal 21 Februari 2018 yang lalu. Ketua Osis SMP STI terpilih, Kaulika berjanji akan menerapkan Visi dan Misi sesuai dengan penjaringan…

Baca Selanjutnya

Teguran Berbalas Pengeroyokan Sang Ustad

Sungguh miris, negeri mayoritas muslim tapi adab yang diajarkan di didalamnya seolah tak nampak dalam diri manusia. Belum lama ini dunia pendidikan berduka atas meninggalnya seorang guru di Sampang, Madura. Yang dipukuli muridnya sendiri, hanya karena ditegur saat belajar. Dan tanggal 11 Februari 2018, hari Minggu, dini hari tejadi pengeroyokan di depan rumah seorang ustadz bernama Abdul Basit, di Jalan Syahdan, Palmerah, Jakarta Barat. Ustadz Abdul Basit menegur sekelompok remaja yang sering kencing sembarangan, nahas Ustadz Abdul Basit harus mengalami balasan yang tidak mengenakan yaitu pengeroyokan. Akibat dari pengeroyokan itu,…

Baca Selanjutnya

Puisi Gubuk Reyot Buat Bupati Lebak

Langit setiap hari menghitam di bumi Multatuli mengukir sejarah ini… Banyak kaum Muda nan Intelektual ber jas bermacam macam… Ada yang Merah, Kuning, Biru, Hijau dan sampe Merah Maroon pun ada … Setiap tahun bumi Saija Adinda ini selalu menghadirkan generasi penerus bangsa… Namun segala bentuk permasalahan yang ada di sebuah kota kecil sejuta kenanganpun belum dapat teratasi….   Aku melihat rakyat menjerit, merongrong buana tanpa arah… Melihat yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin… Noda hitam semakin merona terlihat sejak dahulu kala ,pergantian setiap kepala tak kunjung…

Baca Selanjutnya

Siswa Pukul Guru Hingga Tewas, Siapa yang Salah?

Kasus murid SMAN 1 yang terjadi di Torjun, Sampang, Madura dengan inisial H2F, dimana murid memukul gurunya Achmad Budi Cahyanto hingga meninggal dunia ini terjadi sebab siswa pada zaman sekarang kurang hormat terhadap guru. Padahal budaya kita yaitu menghormati orang tua dan guru. Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat. Berikut dari beberapa sumber : * Menurut pengamat pendidikan Achmad Muhlis, peristiwa memalukan tersebut mengindikasi telah terjadi pergeseran nilai dalam pendidikan. Menurutnya, maraknya perlawanan terhadap guru juga menjadi implikasi dari undang-undang perlindungan anak. Anak atau orang tua tidak begitu paham…

Baca Selanjutnya

Fitrah Ibu Terberangus Sistem Sekuler

Astagfirullahadziim, di awal tahun 2018 ini kembali ditemukan beberapa kasus kematian bayi dan anak yang disebabkan oleh faktor ekonomi dan perzinahan. Ini adalah buah dari sistem sekuler yang menyuburkan pergaulan bebas, perzinahan, sikap individualistis dimana masyarakat menjadi tidak leluasa dalam mengingatkan, menegur bahkan menjaga lingkungannya dari keburukan pergaulan bebas karena memang menjadi sesuatu yang normal saja ketika ada yang hamil diluar nikah, pacaran yang kebablasan, perselingkuhan. Yang paling miris adalah pembunuhan atau mati bersama dalam keluarga karena faktor ekonomi, kehawatiran yang tinggi tidak mampu membiayai kehidupan selanjutnya, berpikiran pendek dengan…

Baca Selanjutnya