Danyon Kapa 2 Mar Larang Kekerasan Prajurit Senior Ke Junior

danyon kapa 2 mar
danyon kapa 2 mar

Danyon Kapa 2 Mar Letkol Mar Jaka Sulistiana Putra memberikan arahan kepada prajurit Tidur Dalam. Pengarahan tentang hubungan harmonis antara senior dan junior di lingkungan Mess Tidur Dalam Yonkapa 2 Mar Kesatrian Marinir Soepraptono Semarung Ujung Surabaya. Kamis (08/06/2020)

Danyon Kapa 2 Mar melarang melakukan tindakan kekerasan oleh senior kepada juniornya. Kekerasan itu jika berakibat fatal yang rugi bukan hanya korban saja, tetapi Satuan juga ikut rugi.

Pelaku kekerasan akan mendapatkan ancaman sanksi yang sangat tegas. “Karena pada dasarnya prajurit junior adalah rekan kerja kita, untuk itu lebih baik bekali junior dengan ilmu tentang Ranpur dan pengetahuan kehidupan di Satuan. Kalaupun memberi tindakan lebih baik berupa kegiatan Binsik yang benar dan terukur sehingga bermanfaat untuk menambah kekuatan fisiknya,” katanya.

Masih dalam situasi wabah Covid19 ini, seluruh prajurit diharapkan tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari. Prajurit diharapkan melaksanakan olahraga, jauhi Narkoba, berpikir secara matang sebelum berbuat.

Baca:

Keimanan dan Ketaqwaan

“Yang terakhir tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa supaya diberi lindungan dan dibimbing dijalan yang benar,” pungkas Danyon.

Batalyon Kendaraan Amfibi Pengangkut Artileri 2/Marinir atau Batalyon Kapa 2/Marinir merupakan salah satu Batalyon di jajaran Resimen Kavaleri 2/Marinir, Pasukan Marinir 2. Batalyon Kapa-1 Marinir dikenal juga sebagai Batalyon “Ksatria Perkasa”, Yonkav 3 Marinir bermarkas di Ujung, Surabaya.

Selain jenis Kendaraan Tempur Tank dan Ranratib di jajaran Resimen Kavaleri terdapat batalyon yang karakteristik kendaraannya berbeda. Kendaraan ini beroda rantai namun tidak memiliki Canon, digunakan sebagai sarana angkut material artileri yang akan di daratkan di pantai musuh. Ini untuk memberikan bantuan tembakan bagi pasukan infanteri yang bergerak di depan.

Untuk Operasi Militer Selain Perang Pada saat ibu kota dilanda banjir kendaraan ini pun diikutsertakan dalam evakuasi dan pengiriman logistik kepada masyarakat. (Kapt.Kukuh /Menkav 2 Mar)

Berita Terkait