Gunung Anak Krakatau Lontarkan Pijar Ke Segala Arah

Foto: Google

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali menunjukan aktivitas berupa lontaran pijar ke segala arah dan sinar yang membumbung tinggi. Gunung ini mengeluarkan lava pijar yang mengalir ke arah selatan.

Menurut antaranews.com yang dikutip MediaBanten.Com, Selasa (2/10/2018)Laporan tertulis dari Jumono, Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau di Bandarlampung menyebutkan, peristiwa itu terjadi sesuai dengan pengamtan berperiode hingga Senin (1/10/2018), pukul 00.00 WIB. Secara visual kondisi itu dikatagorikan gunung berkabung 0-III dengan asap yang tidak teramati dan kondisi laut yang tenang.

Menurut laporan, suara dentuman terdengar dengan suara mulai dari suara lemah hingga getaran yang dirasakan sangat kuat di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau. Sedangkan kegempaan tremor terus terjadei dengan amplitudo 5-50 mm dan lebih banyak (didominasi) 45 mm.

Baca: Indosat Ooredoo Kerahkan Mobil Klinik Serta Gratis Telepon di Palu dan Donggala

Cuaca di gunung api yang meletus secara dahsyat pada tahun 1883 itu menunjukan dalam keadaan tenang, cerah dan berawan. Angin di gunung yang berketinggian 338 meter itu bertiup lemah ke arah utara, timur laut, tenggara dan barat daya. Suhu udara tercatat 26-32 derajat celcius, kelembaban udara 59-87 persen dan tekanan udara 0-00 mmHg.

Dengan kondisi seperti itu, Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau mengumumkan status Waspada pada level II. Pada status ini, wisatawan atau masyarakat tidak boleh mendekati Gunung Anak Krakatau dalam jarak 2-3 Km.

Secara administrasi, lokasi Gunung Anak Krakatau masuk pada wilayah Provinsi Lampung. Namun gunung ini lebih mudah dijangkau dari pantai Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang dan Kota Cilegon sekitar Selat Sunda. (IN Rosyadi)

Berita Terkait