Kadislaikmatal AL Terima Brevet dan Warga Kehormatan Kav 2 Marinir

warga kehormatan kav 2 marinir TNI AL

Kepala Dinas Kelaikan Material Angkatan Laut (Kadislaikmatal) Laksma TNI Rachmat Hartoyo menerima Brevet Kavaleri Marinir dan sekaligus menjadi warga kehormatan Kavaleri 2 Marinir, di Kesatrian Marinir Sutedi Senaputra, Karangpilang, Surabaya, Rabu(28/08/2019).

Sebelum dilaksanakan penyematan Brevet Kavaleri Marinir, Kadislaikmatal menerima paparan tentang kesiapan ranpur Latgab TNI 2019 oleh Komandan Resimen Kavaleri 2 Marinir Kolonel Mar Arif Handono dan tehnik mengemudi kendaraan tempur (ranpur) BMP-3F yang disampaikan oleh Komandan Batalyon Tank Amfibi 2 Marinir Mayor Mar Jumarlang. Selain itu, Kadislaikmatal juga melaksanakan survei ranpur latgab meliputi Ultrasonic test, pengecekan fisik ranpur, keselamatan ranpur dan kesiapan kru ranpur

Mengakhiri kegiatan, Kadislaikmatal melaksanakan praktek mengemudikan ranpur uji layakdarat dan uji arung di kolam rampa Kesatrian Marinir Sutedi Senaputra serta penyematan brevet Kavaleri Marinir sekaligus pemberian piagam kepada Kadislaikmatal, Kasatlaikmattim Kolonel Laut (T) Mugiyono, beserta 3 Pamen lainnya oleh Danmenkav 2 Mar.

Baca:

Dalam sambutannya, Kadislaikmatal menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bangga atas apresiasi yang diberikan sebagai warga kehormatan Kavaleri 2 Marinir.

“Semoga dengan kegiatan ini akan terjalin kerja sama yang baik antara Dislaikmatal dengan Korps Marinir Khususnya Pasmar 2 dalam hal ini Menkav 2 Mar,” ungkap Kadislaikmatal.

Hadir dalam kegiatan ini, Wadanmenkav 2 Letkol Marinir M. Rizal, Pasintel Danmenkav 2 Mar Letkol Marinir Yosafat .R.H, Paspers Danmenkav 2 Mar Letkol Marinir Soegeng, Paslog Danmenkav 2 Mar Letkol Marinir La Ode Herijal.R, Danyon Tankfib 2 Mar Mayor Mar Jumarlang, Danyon Kapa 2 Mar Mayor Marinir Jaka Sulistiana Putra dan perwira jajaran Menkav 2 Mar.(yosafat r.haryadi/menkav 2 mar)

IN Rosyadi

Jurnalis at MediaBanten.Com
Menjadi wartawan sejak tahun 1984 pada Harian Umum (HU) Kompas, kemudian mengundurkan diri pada Agustus 1999 dan menjadi wartawan harian sore Sinar Harapan pada tahun 2001 hingga tahun 2015, saat koran sore ini bangkrut. Pengalaman ini memadai untuk menjadi seorang editor yang mumpuni.

Berita Terkait