Walikota Cilegon Harap PLTU Jawa 9-10 Jadi Contoh Pembangunan SDM

Walikota Cilegon, Helldy Agustian mengapresiasi investasi PT Indo Raya Tenaga (IRT) yang membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa 9 – 10 di Kota Cilegon. Diharapkan, penanganan dalam membangun itu bisa menjadi contoh bagi investor yang lainnya.

“Kami mengapresiasi investi IRT dan pihak terkait lainnya seperti PT Doosan dan HK dan melakukan hal-hal baik bagi warga sekitarnya,” kata Helldy Agustian, Walikota Cilegon di sela pemberian beasiswa IRT di Kantor PT IRT, Suralaya, Cilegon, Senin (11/10/20221).

Selain pemberian beasiswa, IRT juga menyelenggarakan program sertifikasi dan pelatihan angkatan pertama rekrutmen tenaga kerja yang dilakukan PT Koin Konstruksi, Sub Kontraktor PT Doosan dalam membangun PLTU Jawa 9 – 10.

“Kami juga selaku pemerintah kota akan berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada para investor, dan kita berharap orang-orang Cilegon tidak mengganggu investasi ini,” kata Waikota Cilegon.

Menurut Helldy, apa yang dilakukan manejemen PLTU Jawa 9-10, dengan meraih penghargaan internasional dan lokal, bisa menjadi contoh bagi investor lainnya di Cilegon. Adanya investasi dengan kaliber penghargaan internasional juga membuat Pemkot dan warga Cilegon bangga.

Baca Juga:   Baju PDU Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Terpilih Rp110 Juta

Dia juga menekankan, hal tersebut bisa menjadi modal manejemen PLTU Jawa 9-10 untuk lebih mengembangkan skill SDM pekerja, sekaligus pengusaha lokal.

Helldy juga mengatakan, program pelatihan penting buat angkatan kerja di wilayahnya. Apalagi tingkat pengangguran di Cilegon sangat tinggi, kedua tertinggi di provinsi Banten, mencapai 12,69% atau sama dengan 24.976 jiwa.

Diharapkannya, pelatihan tenaga kerja yang tersertifikasi, warga Cilegon tidak hanya menjadi operator, tetapi bisa masuk ke level yang lebih tinggi, yaitu manajerial.

“Pelatihan ini menjadi penting bagi pemerintah daerah yang berharap bisa meningkatkan skil SDM di Kota Cilegon, sekaligus bisa mengurangi pengangguran,” ujarnya.

Kata Helldy, apa yang dilakukan manejemen PLTU Jawa 9-10 juga selaras dengan keinginan pemerintahan Kota Cilegon, membangun pendidikan warga, juga meningkatkan usaha-usaha kecil dan menengah agar bisa peroleh bantuan bukan saja dari pemerintah kota, tapi juga dari bank.

Menurut Helldy, orang yang mengikuti pelatihan merupakan orang terpilih yang nantinya bisa berkompetisi dengan yang lainnya. Dengan keikutsertaan dalam pelatihan sertifikasi, mereka bisa membangun wilayahnya dengan level nasional. “Kesempatan ini merupakan peluang untuk membuktikan bahwa orang Cilegon sebetulnya pintar,” tandasnya.

Baca Juga:   Lion dan Wings Air Terapkan Ketentuan Baru Soal Bagasi Penumpang

Presiden Direktur Indo Raya Tenaga (IRT), Peter Wijaya juga mengapresiasi Walikota Cilegon yang mau membuka pelatihan tersebut. Karena, manajemen PLTU Jawa 9-10 berkomitmen mengutamakan prinsi keberlanjutan (sutainab

menyatakan apresiasi pihaknya terhadap Wali Kota Helldy Agustian yang mau membuka acara pelatihan tersebut. Peter menjelaskan, pihaknya bersama semua yang terlibat dalam manajemen PLTU Jawa 9-10 berkomitmen mengutamakan prinsip-prinsip keberlanjutan (sustainability). Prinsip ini memerlukan keterlibatan berbagai pihak.

“Pembangkit berteknologi maju dan ramah lingkungan ini, memperhatikan lingkungan hidup, kesehatan, keselamatan kerja, dan integritas tata kelola,” ujarnya.

Dalam prosesnya, pembangkit ultra super critical ini juga sudah memvaksin 1400 orang dan mencapai rekor zero incident untuk jumlah 3juta jam kerja.

Dalam pengembangan Jawa 9-10 setahun terakhir, proyek ini juga meraih dua penghargaan internasional, yakni sebagai “2020 Deal of the year” di Asia-Pasifik oleh IJGlobal dan “Project Finance Deal of the year” versi Asian Legal Business.

Baca Juga:   Jokowi Bagikan 10.100 Sertifikat Se-Tangerang Raya

Di dalam negeri, pembangkit ini juga dinyatakan sebagai role model Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) sebagai PLTU pertama Indonesia yang menerapkan teknologi control emisi terlengkap, lewat IGA award 2021.

“Kami bangga akan usaha kami untuk mewujudkan Proyek PLTU Ultra Super Critical Jawa 9-10 karena kami mendapatkan pengakuan interasional bahwa Indonesia itu “bankable” dan Banten itu terbukti sebagai sasaran investasi dan pendanaan dari negara-negara maju” kata Peter. (Reporter / Editor: Iman NR)

Berita Terkait