Kapolda Banten Ambil Sumpah Dan Fakta Integritas 1.520 Calon Polisi dan Orangtua

Foto: Sofi Mahalali

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten, Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengambil sumpah dan penandatanganan fakta integritas dari 1.520 peserta dan calon anggota polisi dalam penerimaan terpadu Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara dan Tamtama Polri tahun 2018 di Plaza Aspirasi Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Jumat (13/4/2018).

Kapolda Banten, Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, rekrutmet ini diharapkan mampu menghasilan calon anggota Polri yang berkualitas. “Kita meyakini dengan rekrutmen yang bersih,  tentunya kita akan mendapatkan calon-calon yang berkualitas, dan saat bertugas nanti akan menjadi anggota-anggota yang baik serta pelayanan yang baik kepada masyarakat. Dengan upaya-upaya yang dilakukan, mulai dari reformasi birokrasi, kita mulai dari rekrutmen kedepan organisasi polri ini akan semakin bisa dipercaya oleh masyarakat,” ucapnya.

Kapolda menilai, kepercayaan publik terhadap Polri semakin membaik jika dilihat dari semakin bertambahnya antusiasnya warga yang mengikuti rekrutmen anggota polisi. “Saya yakin bahwa banyak peluang pekerjaan yang lain selain menjadi anggota polri. Namun saya melihat antusiasme dari peserta seleksi semakin meningkat, tentunya hal ini merupakan suatu hal yang menggembirakan. Dan tentunya kita menjaga betul menerapkan rekrutmen bersih, anti kkn, transfaran. Sehingga inibtidak mencederai kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Dia mengingatkan, ada orang yang mengaku bisa mebmantu meluluskan saat proses rekrutmen seperti sekarang. Namun jangan mempercayai hal itu. Karena itu, para pendaftar harus percaya dengan kemampuan sendiri dan jangan sampai percaya terhadap orang seperti itu.

Baca: Polisi Sita Ratusan Botol Miras dan Oplosan di Serang Timur

“Jangan sampai menjadi korban, mengaku nisa membantu. Ternyata mereka ini hanya penembak diatas kuda. Artinya orang lain yang kerja cape, dia yang terima hasilnya. Jangan samapai masyarakat diboongi orang seperti itu,” katanya.

Sementara itu,  Ketua Panitia Penerimaan Terpadu Anggota Polri Polda Banten, Kombespol Langgeng Purnomo mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh 1.520 peserta calon anggota polri dan orang tua. Kegiatan ini juga merupakan suatu kegiatan dalam upaya membangun suatu komitmen bersama dan melihat seperti apa tingkat konsistensinya. “Komitmen tersbut, antara lain yakni clear and clean. Yaitu bebas dari KKN, dengan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis,” ujarnya.

Kombes Pol Langgeng yang merupakan Kepala Biro SDM Polda Banten menjelaskan, kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mencegah subyektifitas dalam penilaian dan permainan agar kompetisi ini dilakukan secara  adil dan terukur. Adapun penilaian yang diberikan untuk penilaian kuntitatif ada 3 item tahapan test, di antaranya psikologi tertulis, uji akademik, dan uji jasmani. Selanjutnya untuk penilaian yang lainnya seperti kesehatan, penelusuran mental kepribadian, dan pengukuran postur tubuh penilaiannya hanya bersifat memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat, dalam artian tidak diberikan bobot nilai terukur.

“Ini hasil evaluasi dari Mabes Polri,yaitu komitmen penerimaan yang clear and clean, bebas dari KKN. Sistemnya sendiri sedemikian rupa dievaluasi, dibuat yang benar-benar terukur,” katanya.

Dia menegaskan, semua tahapan seleksi dilakukan secara terbuka. Semua peserta bisa melihat, menyaksikan, dan mencatat langsung hasil setiap tes yang dilakukan. Kemudian tes tersebut diawasi pula baik pengawas internal maupun eksternal sampai putusan persidangan. “Setelah kegiatan ini akan dilakukan tes psikologi pada Senin besok, dan dilanjutkan kepada tahapan selanjutnya samapai dengan bulan Agustus,” katanya. (Sofi Mahalali)

Berita Terkait