Karo Ops Polda Banten Tinjau Langsung Jalan Amblas Akibat Banjir Cilegon

Foto: Sofi Mahalali

Karo Ops Polda Banten, Kombel Pol Hermansyah meninjau langsung amblasnya Jalan Lingkar Selatan (JLS) Km 8,7, Lingkungan Jerenong, Lebak Denok, Kota Cilegon, Rabu malam (26/4/2018) akibat hujan deras yang menimbulkan banjir di sebagian wilayah Kota Cilegon.

“Cuaca ekstrim itu kan bisa menimbulkan berbagai macam bencana, seperti banjir, longsot, ataupun jalan yang licin sehingga mengakibatkan kecelakaan,” kata Kombes Pol Hermansyah.

Dia mengingatkan kepada masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai (DAS), ataupun di daerah pinggir-pinggir jurang untuk lebih meningkatkan kewaspadaannya. “Itu harus waspada, jadi kalau ada daerah yang sudah retak-retak, segera untuk meninggalkan lokasi. Jangan samapi menunggu terjadinya bencana,” ujarnya.

Kombes Pol Hermansyah juga menghimbau kepada jajaran kepolisian baik di tingkat Polres sampai Polsek harus membantu masyarakat yang terkena musibah bencana. “Jadi ketika masyarakat mengalami kesusahan ketika terkena bencana, kita bantu untuk mengefakuasi, kita membantu untuk memindahkan barang-barang milik masyarakat. Jadi kita tetap memberikan pelatanan yang prima,” ucapnya.

Baca: Banjir Cilegon Hanyutkan Satu Anak, Robohkan Jembatan dan Ribuan Rumah Terendam

Karo Ops Polda Banten ini juga mengatakan, dengan tidak adanya lampu penerangan di  sekitar lokasi. Dia akan mencoba mengkoordinasikan dengan pihak Pemerintah Daerah untuk menyiapkan penerangan. “Kita coba untuk meminta kepada pemda, untuk mencoba meminta menyiapkan lampu penerangan. Tetapi untuk sementara, kita menjaga lokasi. Agar tidak ada pengguna jalan yang melintas. Jangan sampai ada korban di TKP ini,” katanya.

Sementara itu, Dir Lantas Kombes Pol Tri Julianto Djatiutomo mengatakan, untuk akses alternatif agar tetap bisa melintas. Saat ini tengah disiapkan, “Jadi kalau yang mau ke cilegon kita bisa lewatkan ke arah ciwandan. Ataupun yang mau ke jls kita lewatkan ke perkampungan. Namun yang jelas jalannya itu sempit, akan tetapi sudah dipersiapkan anggota polri. Namun kalau bisa jalannya lewat kota, aksesnya lebih aman,” katanya.

Kombes Pol Tri Julianto Djatiutomo juga menjelaskan, kondisi jalan saat ini cukup parah, ini diduga karena aliran air yang deras, membuat kontruksi bangunan tidak kuat, sehingga mengakibatkan jalan menjadi amblas. Dia juga mengatakan, akses jalan tersebut akan ditutup selama jalan tersebut selesai diperbaiki.

“Amblasnya ini cukup parah, karena bawahnya bolong. Atasnya tinggal beton, jadintinggal nunggu betinnya amblas aja. Jadi ini harus ditutup total, tidak boleh orang, motor, mobil itu lewat sini,” ujarnya. (Sofi Mahalali)

Berita Terkait