Edukasi

Ketua PGMI Kabupaten Serang : Madrasah Tak Kalah Berprestasi

Kepala Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) Kabupaten Serang, Momon Andriwinata mengungkapkan bahwa madrasah mampu bersaing dengan sekolah-sekolah umum. Bahkan, saat ini banyak madrasah baik dari tingkatan Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) hingga Madrasah Aliyah (MA) yang sudah tidak bisa menampung siswa.

“Sudah banyak madrasah-madrasah baik di Kabupaten Serang maupun di Indonesia yang memiliki prestasi nasional maupun internasional,” ucap pria yang kerap disapa Andri tersebut saat ditemui di Kantor Lingkar Banten, Cipocok, Kota Serang, Senin (27 September 2021).

Andri memaparkan, di Kabupaten Serang ada MIN 1 Serang yang telah menjuarai kejuaraan robotik di tingkat nasional. Sementara di Provinsi ada Madrasah Insan Cendikia yang merupakan madrasah binaan Kemenag yang berprestasi bahkan tingkat internasional.

“Madrasah Insan Cendikia yang ada di Serpong, Tangerang Selatan, di tingkat nasional selalu masuk 3 besar, bahkan peringkat pertama. Begitupun dengan madrasah-madrasah lainnya yang tidak kalah unggul,” papar Ketua PGMI ini.

Baca Juga:   Alhamdulillah, Jamaah Haji Asal Serang Berangkat 2022, Ini Bocorannya

Andri mengungkapkan, walaupun tidak bisa dipungkiri, sambungnya, anggaran madrasah tidak sebesar yang ada di sekolah umum negeri, karena terbantukan dengan kebijakan pemerintah daerah. Sementara kalau madrasah hanya mengandalkan dari pusat.

“Selain itu, kalau sekolah umum, 90 persennya sekolah negeri dan 10 persennya sekolah swasta. Sementara kalau madrasah 10 persennya sekolah negeri, sementara 90 persennya sekolah swasta, seperti halnya jenjang MA, di Kabupaten Serang cuma ada dua MA yang negeri,” terangnya.

Selain itu, lulusan madrasah saat ini bukan hanya ada di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) saja seperti UIN dan IAIN, tetapi sudah banyak juga yang kuliah di perguruan tinggi umum terkemuka, seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM) dan perguruan tinggi lainnya.

“Meskipun terkait skil tidak didesain seperti halnya sekolah umum, tetapi lulusan madrasah punya modal dari segi akidah, kejujuran, disiplin, ketangguhan, dan lain sebagainya. Hal ini sangat dibutuhkan didunia kerja di tengah krisis moral seperti saat ini,” ungkapnya.

Baca Juga:   Pemprov Banten Wajibkan Bangun Perpustakaan Dari Bantuan Keuangan Desa

Saat disinggung perhatian pemerintah daerah, menurutnya, Pemerintah Kabupaten Serang sudah memberikan perhatian kepada madrasah, terutama di masalah non formal.

“Alhamdulillah dari Kabupaten Serang sudah ada perhatian terutama dari segi non formal, seperti insentif untuk guru madrasah takmiliyah, marbot, pemandi jenajah dan sebagainya,” katanya. (Reporter : Hendra Hermawan / Editor : Sofi Mahalali)

SELENGKAPNYA
Back to top button