Olahraga

Ketum IESPA Mengundurkan Diri, Agenda Berubah Jadi Munaslub

Agenda tahunan Indonesia E-sport Associaton (Iespa), yang semula hanya Rapar Kerja Nasional (Rakernas) mendadak berubah menjadi Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Penyebabnya, Edi Liem (Ketua Umum) mengajukan pengunduran diri.

Rakernas pada sesi pertama, berawal lancar dan tertib seperti rencana. Namun, suasana menjadi berubah karena Ketum mengajukan surat pengunduran diri usai sidang Rakernas mulai dibuka.

“Karena melihat tantangan dimasa depan membutuhkan energi dan sikap yang lincah, maka saya dengan ini mengundurkan diri untuk memberikan peluang kepada yang lebih muda,” ujar Ketum Iespa, Edi Liem saat menyampaikan pengunduran dirinya dihadapan peserta sidang, Selasa (14/12/2021) malam.

Usai pembacaan pengunduran diri tersebut, sidang yang dipimpin Oleh Adit dan empat anggota pimpinan lainnya terpaksa harus menghentikan sementara jalannya sidang hingga beberapa kali. Termasuk untuk menunggu adanya usulan dari Pengurus Cabang (Pengda).

“Dengan ini sidang saya skor untuk menunggu usulan Pengda,” ujar Adit selaku pimpinan sidang.

Pukul 22.00 Wib, akhirnya keputusan Rakernas diganti menjadi Munaslub, ditetapkan oleh pimpinan sidang berdasarkan usulan secara tertulis dari masing-masing Pengda.

“Dengan ini SK Rakernas diganti menjadi Munaslub,” tegasnya.

Sebelumnya diketahui, guna memantapkan gerak dan langkah untuk mencapai target konsolidasi yang diperlukan organisasi sesuai visinya, Indonesia E-sport Associaton (Iespa), menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) tahun 2021 di Tangerang Selatan, Selasa (14/12/2021) (Baca: IESPA Gelar Rakernas 2021, Lakukan Konsolidasi Organisasi).

Ketua Umum Iespa, Edi Liem mengatakan, sejak tahun 2013 hingga saat ini, kepengurusan Iespa di Indonesia telah terbentuk 30 Pengurus Provinsi (Pengprov).

“Ini merupakan salah satu bentuk nyata keseriusan Iespa terhadap dunia E-sport di Indonesia,” ujarnya dalam sambutan.

Menurut Edi (sapaan akrab Edi Liem), saat ini telah menjamur dikalangan masyarakat berbagai olah raga e-sport, baik yang berprestasi maupun olahraga masyarakat.

“Baik atlet klub maupun perorangan, telah mencapai kancah internasional,” katanya. (Reporter: Dinar Nugraha / Editor: Iman NR)

Dinar Nugraha

SELENGKAPNYA
Back to top button