Pasien Positif Covid 19 Cilegon tambah 3 Orang, Satu Belum Diumumkan

Warga Kota Cilegon yang positif Covid-19 bertambah tiga orang. Satu di antaranya, SW (46), wanita pedagang nasi uduk di Pasar Kranggot Cilegon.

Hingga Selasa (9/6/2020), sebanyak 5 orang warga Cilegon positif Covid-19 masih dalam perawatan. Sementara 5 orang lainnya dinyatakan pulih.

Smentara itu, dua dari tiga pasien positif Covid-19, setelah tes swab pada tanggal 29 Mei 2020 di Rumah Sakit Krakatau Medika Cilegon.

Pertama, adalah SS (62) berjenis kelamin laki-laki, domisili di Kelurahan Ciwaduk Kecamatan Cilegon.

Kotabumi

Kedua, warga berinisial DP (29), jenis kelamin laki-laki, berdomisili di Kelurahan Kotabumi, Kecamatan Purwakarta. DP juga tercatat sebagai ODP.

SS dan DP oleh Balai Besar Teknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia dinyatakan positif Covid-19.

“Menginformasikan hari ini (Selasa 9/6/2020) dua orang warga Kota Cilegon positif Covid-19,”ujar Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putra, Selasa (9/6/2020).

Menurut Aziz, SS dan DP tercatat sebagai ODP yang melakukan swab di RSKM Cilegon pada 29 Mei 2020. Pada Senin (8/6/2020) Balai Besar Tekhnik Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik mengeluarkan hasil PCR yang menyatakan bahwa saudara SS dan DP positif Covid-19.

SS dan DP dirujuk ke RSUD Banten. Dan Dinas Kesehatan Kota Cilegon juga melakukan rapid test kepada semua keluarga pasien yang melakukan kontak langsung dengan pasien.

“Hasil pemeriksaan rapid test dari masing-masing keluarga SS dan DP, diketahui negatif Covid-19,,” ujar Aziz.

Aziz menambahkan, Pemerintah Kota Cilegon mengimbau, warga untuk menerapkan pola hidup sehat dan rajin mencuci tangan menggunakan sabun. Juga memakai masker bila harus beraktivitas di luar rumah.

Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, pada hari Rabu (10/6/) akan melakukan rapid test terhadap SW (46), pedagang nasi uduk di Pasar Kranggot, karena diketahui positif covid 19.

SW yang berdomisili di Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, dari hasil rapid test saat melakukan pengobatan pada Jumat (15/5), berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Berdasarkan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) dari laboratorium RSUD Kota Cilegon pada Rabu (3/6/2020), SW positif Covid 19.

“Benar, SW pedagang nasi uduk namun belum tercatat secara resmi. Awalnya SW sakit akibat kena setrum di toilet pasar dan periksa ke RSUD,” ujar Sekretaris Disperindag Kota Cilegon, Bayu Panatagama.

Berdasarkan protokol harus, dilakukan rapid tes. Hasilnya reaktif, Untuk memastikan, dilakukan swab terhadap SW. Hasilnya positif. “SW posisinya sekarang sudah dirawal,” kstanya. (yusvin)

Yusvin Karuyan

Berita Terkait