Pedagang Pasar Krenggot Positif Covid di Kota Cilegon, Angka bertambah

Lagi, warga dinyatakani positif Covid-19 di Kota Cilegon pada Sabtu (13/6/2020), bertambah dari 28 menjadi 29 kasus.

Adapun warga tersebut seorang pedagang di pasar Kranggot, Kota Cilegon, berinisial AS (33) yang sebelumnya telah menjalani rapid test, pada Rabu (10/6) lalu.

Selanjutnya, AS melakukan swab di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Jombang, dan pada hari Sabtu (13/6) AS dinyatakan positif Covid-19.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 (C-19) Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, membenarkan adanya pedagang di pasar Kranggot yang terkonfirmasi positif. Pedagang Pasar Krenggot itu dinyatakan positif berdasalkan hasil pemeriksaan swab dari sebuah lab di Jakarta.

Perawat RSUD

Sebelumnya, 23 perawat RSUD Cilegon di Provinsi Banten, dinyatakan positif Corona (COVID-19). Para perawat dinyatakan positif setelah melakukan swab pada 3 Juni lalu. Hasil PCR dari RSKM dan RSUD Cilegon menyatakan mereka positif Corona.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, Dana Sujaksani dikonfirmasi tidak menampiknya. Meski mencatat jumlah tenaga kesehatan naik signifikan, namun pelayanan di RSUD Cilegon tidak akan ditutup.

“Resiko tertular memamg ada. Tapi kita juga akan melihat dan mengevaluasi juga APD yang digunakan. Karena, selama ini ada APD yang digunakan oleh tenaga medis ini tembus air. Jangan sampai APD yang digunakan oleh tenaga medis ini tidak memenuhi standar kesehatan,” ujar Dana.

Selain cek APD, Tim Gugus Tugas tengah melakukan pelacakan (tracing) terhadap orang-orang yang kontak erat dengan tenaga medis. Mereka akan di swab tes untuk memutus mata rantai Covid-19.

Web Covid

Per tanggal Sabtu (13/6/2020), pukul 18.00 WIB yang termuat dalam web covid19.cilegon.go.id jumlah pasien positif di Cilegon tercatat 29 orang yang terdiri dari 6 orang sembuh dan 23 orang dirawat. Pasien dalam pengawasan (PDP) disebutkan, 108 PDP yang tediri dari 34 orang meninggal, 23 orang sembuh dan 51 orang dirawat.

Catatan orang dalam pengawasan (ODP) menyebutkan, 648 orang yang dirinci 1 orang meninggal, 623 orang dinyatakan negatif atau sembuh dan 24 orang masih dalam pemantauan. Web covid 19 Cilegon juga memuat dara orang tanda gejala atau OTG. Disebutkan jumlahnya 362 OTG yang terdiri dari 304 orang dinyatakan sembuh dan 58 orang masih berstsatus OTG.

OTG adalah orang yang memiliki kontak erat dengan pasien positif covid 19. OTG ini beresiko tinggi menjadi transmiter atau penular virus. Orangnya justru tidak memiliki gejala terkena virus.

Sebelumnya, Penambahan signifikan juga terjadi di Kota Cilegon, tercatat 28 pasien positif corona. Ada penambahan 11 pasien positif. Menurut Jubir Covid 19 Cilegon, Aziz Setia Ade Putra, 10 dari 11 pasien berasal dari Panggungrawi yang melakukan swab di RSUD Cilegon. Sedangkan satu orang berasal dari Jombang Wetan (Baca: Kabupaten Serang Jadi Zona Merah Covid 19 Setelah Lonjakan Signifikan).

“Kesepuluh pasien positif, pada hari ini dirujuk ke RSUD Cilegon untuk dilakukan isolasi. Sedangkan pasien berasal dari Jombang Wetan dirujuk ke Wisma Atlet, Jakarta,” kata Jubir Covid 19 Kota Cilegon. (yusvin)

Yusvin Karuyan

Berita Terkait