Pencuri Motor Tewas Dikeroyok Warga Cijeruk

Seorang pelaku pencurian motor tewas setelah dikeroyok warga di Kampung Darat Sawah, Desa Cijeruk, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Minggu (18/8/2019) malam. Pelaku yang belum diketahui identitasnya ini tewas dalam perjalanan ke rumah sakit dengan sejumlah penganiayaan di tubuhnya.

Diperoleh keterangan, peristiwa pencurian motor yang berujung pada pengadilan jalanan ini bermula saat Kamid, 47, warga setempat yang tengah menjala ikan kehilangan Honda Beat A 3818 FU yang di parkir di bantaran sungai. Padahal saat ditinggal menjala, motor dalam keadaan terkunci stang. Setelah mengetahui motornya hilang, Kamid segera pulang untuk memberitahu warga kampung.

Saat warga sedang membantu melakukan pencarian, tiba-tiba muncul 3 orang tak dikenal mengendarai motor milik Kamid. Warga berusaha untuk menghentikan namun dua pelaku langsung melarikan diri, sementara satu pelaku malah melakukan perlawanan dengan mencoba menabrak yang mengibatkan warga timbul kemaraharan warga.

Tanpa ampun lagi, warga saat itu juga menangkap dan langsung menghujani berbagai pukulan hingga pelaku ambruk tak sadarkan diri. Tak puas sampai disitu, sejumlah warga berniat membakar tubuh pelaku yang tergeletak tak berdaya namun niat membakar itu berhasil dicegah petugas Polsek Cikande yang tiba di lokasi kejadian.

Baca:

Kritis

Oleh petugas dalam kondisi kritis, segera dilarikan ke puakesmas Cikande namun karena luka yang begitu para, pelaku segera dirujuk ke RSUD dr Drajat Prawiranegara di Kota Serang. Namun karena kondisi luka yang begitu parah, pelaku segera dirujuk ke rumah sakit namun dalam perjalanan pelaku tewas.

Kapolsek Cikande, Kompol Sugeng Pamuji membenarkan kejadian tersebut. Meski menyayangkan terjadinya aksi kekerasan, kata Kapolsek, kemarahan warga ini timbul karena korban berusaha melukai warga dengan cara menabrakan motor. Tak hanya itu, warga juga geram karena sering kehilangan motor.

Untuk proses penyelidikan, lanjut Kapolsek, pihaknya sedang melakukan upaya autopsi di RSUD dr Drajat Prawitanegara di Kota Serang. Tindakan ini dilakukan untuk mengetahui penyebab korbannya meninggal dunia.

“Dari pemeriksaan luar memang terdapat luka disekujur tubuh pelaku, begitupun pada bagian kepala terdapat luka terbuka pada bagian kening. Untuk kepastiannya kita menunggu hasil pemeriksaan tim dokter. Untuk kasus ditangani petugas Unit Reskrim Polsek Cikande,” terang Kapolsek ditemui di kantornya, Senin (19/8/2019).

Kapolsek menambahkan dua pelaku yang melarikan diri masih dalam penyelidikan begitupun dengan pelaku penganiayaan. (yono)

Next Post

Musim Kering, Warga Masjid Priyayi Gunakan Air Isi Ulang

Sel Agu 20 , 2019
Warga Kelurahan Masjid Priyayi, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, dua bulan terahir menggunakan air galon isi ulang seharga Rp 3.500, untuk memenuhi kebutuhan air bersih guna keperluan masak dan minum. Lantaran sumurnya kering dan air sungai keruh, karena kekeringan. Dalam satu hari setidaknya, satu galon dihabiskan oleh setiap Kepala Keluarga […]
warga masjid priyayi gunakan air isi ulang