Penderita Kanker Payudara di Cikadu Kehabisan Biaya Berobat

Nengsin (59) warga Kampung Cikadu, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak sudah satu tahun menderita kanker payudara. Nengsin saat ini hanya terbaring di tempat tidur, menahan sakit kankernya lantaran keluarganya kehabisan biaya operasional perjalanan untuk mundar-mandir berobat.

“Yah meskipun ada BPJS kan butuh juga biaya operasioalnya. Kami sudah habis untuk biaya pengobatannya selama satu tahun,” kata Hendra, anak pertama Nengsin kepada MediaBanten.Com, belum lama ini.

Nengsin sudah dibawa Ke RSUD Malingping, Kabupaten Lebak dan sempat dilakukan operasi untuk pengambilan semple kanker yang selama ini dideritanya. “Pertama sekitar satu tahun lalu, kami membawa ibu ke RSUD Malingping dan sempat dilakukan tindakan operasi pengambilan semple kankernya, setelah itu kami di rujuk ke RSUD Banten,” paparnya.

Baca:

Menurut Hendra, upaya agar ibunya sembuh dari penyakit kanker yang dialami ibunya bahkan sempat di rujuk ke rumah sakit lain di luar Provinsi Banten.

“Tidak putus di situ, ibu dirujuk kembali ke RSUD Darmais Jakarta dan dirujuk lagi ke RS Krakatau Medical Cilegon,” ujarnya.

Kini keluarga Nengsin hanya bisa pasrah dan menunggu bantuan untuk biaya perjalanannya kalau harus dibawa ke rumah sakit lagi.

“Kami hanya pasrah saja pak, semoga ajah ada bantuan dana untuk biaya operasionalnya. Agar kami bisa membawa ibu ke Rumah sakit lagi,” harapnya. (Ersya Augusta Golda)

Ersya Agusta Golda

Next Post

Banten Surf Comp 2019 di Sawarna Diikuti 70 Peserta

Ming Okt 13 , 2019
Tujuh Puluh Peserta ikuti kompetisi selancar tingkat nasional pada ajang Banten Surf Comp 2019, di Pantai Pasir Putih Sawarna, Kabupaten Lebak, Minggu (13/10/2019). Peselancar tingkat nasional turut memeriahkan kompetisi tersebut. Rimba Mahardika, Ketua Panitia mengatakan, kompetisi selancar ini merupakan baru pertama kali digelar di Pantai Sawarna, karena olahraga selancar untuk […]
banten surfing comp 2019 sawarna