Presiden Harap Ada Koperasi Tumbuh Dengan Putaran Uang Besar

Foto: Pemprov Banten

Presiden Joko Widodo berharap suatu saat akan ada koperasi di Indonesia yang mampu tumbuh dan berkembang dengan perputaran uang yang sangat besar. Menurut Jokowi, selama ini koperasi yang ada di Indonesia mayoritas hanya mampu menggalang dana dalam jumlah kecil. Padahal, potensi koperasi untuk menjadi besar sangat terbuka.

“Saya ingin satu, dua, tiga, empat atau lima koperasi masuk dalam jajaran 100 atau 300 besar koperasi secara global,” kata Jokowi dalam peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-71 di ICE, BSD, Tangerang Selatan, Kamis (12/7/2018).

Jokowi pun memberi contoh mengenai Koperasi Fontera yang ada di Selandia Baru. Menurut dia, koperasi ini berhasil menunjukan eksistensinya di bidang produksi susu dan produk olahan dari susu. Bahkan, lanjut Presiden, Fontera saat ini mampu merebut 30 persen dari keseluruhan ekspor susu dan produk susu di dunia.

“Coba datangi saja, cara memulainya dari apa, kuncinya di mana. Belajar di sana seminggu, dua minggu, tiga minggu, bisa,” ujar Jokowi. “Orang kita ini pintar-pintar kalau suruh mengkopi, menjiplak, meniru, modifikasi, agar lebih dari Fontera,” selorohnya.

Baca: Jaman Akui Kondisi Kota Serang Belum Optimal Soal Kemiskinan, Kesehatan dan Pendidikan

Contoh lain, kata Jokowi, adalah Ocean Spray dari Amerika Serikat. Koperasi ini berhasil mengembangkan buah cranberry dengan mengumpulkan buah dari para petani. Ocean Spray kemudian mengembangkan produk olahan dari buah tersebut. Mulai dari minuman jus, kismis, hingga buah-buahan kering. Koperasi ini pun kini berhasil meraup laba setiap tahun hingga miliaran dollar AS.

“Sudah, ajak bareng-bareng Pak Menteri (Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga), Pak Nurdin Halid Ketua Dekopin (Dewan Koperasi Indonesia), ajak bareng-bareng ke sana. Tapi jangan banyak belanjanya. Ke sananya betul-betul belajar bagaimana mereka me-manage koperasi sebagai perusahaan terbesar,” ujar Jokowi.

Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-71 ditandai dengan pemukulan gong oleh Presiden didampingi Gubernur Banten Wahidin Halim, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga dan Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nurdin Halid. (Subag Peliputan dan Data Pemprov Banten)

Berita Terkait