PSU Komplek Mutiara Garuda Ditunda, Pengembang Tak Hadir Saat RDP

Penyerahan Prasarana dan  Sarana Utilitas Umum (PSU) atau Fasos dan Fasum Komplek Mutiara Garuda ditunda. Hal ini dikarenakan pihak pengembang tidak hadir saat Rapat Dengar Pendapat (RDP), di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, belum lama ini.

Diketahui Komplek Mutiara Garuda ini berada di Desa Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluk Naga. kemudian untuk perusahaan pengembangnya yakni PT.Global Adiya Pratama, dan PT. Graha Cemerlang.

Pimpinan Sidang RDP dari Komisi IV DPRD, Jayusman mengatakan, ketidakhadiran pihak pengembang bukan berarti menggugurkan serah terima PSU.

Namun, hanya belum dapat diserahkan hari ini. DPRD, akan memanggil kembali pihak pengembang termasuk DPPP, dan Warga Mutiara Garuda. Dia menyebutkan, RDP selanjutnya akan digelar Rabu (29/9/2021).

“Kesepakatan RDP selanjutnya sudah dibacakan. DPPP akan membuat surat teguran supaya PSU diserahkan,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas (Kadis) DPPP, Iwan Firmansyah memaparkan, Penyerahan PSU terkendala karena pihak Pengembang belum menyerahkan kelengkapan dokumen.

Baca Juga:   Kedes di Banten Diinstruksikan Distribusikan Alokasi 8% Dana Desa Covid

Beberapa dokumen itu diantaranya belum adanya tanda tangan pada berita acara penyerahan (PSU). Meskipun, belum lama ini pihak Pengembang sudah pernah datang ke Kantor DPPP.

“Melalui Staf saya Pak Deni (Kasi PSU DPPP-red) kami sudah serahkan berita acara,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekdis DPPP Kabupaten Tangerang, Ubeidullah menyampaikan, pihaknya tengah mengurus penyerahan PSU di Komplek Mutiara Garuda, di Desa Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang.

Upaya pengalihan asset Fasos dan Fasum ke Pemkab ini akan berlangsung pada Kamis (23/9/2021).

Ubeidullah mengatakan, dalam penyerahan ini, pihaknya akan berpegang teguh pada kesepakatan dalam RDP di gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Kamis 9 September 2021.

Kesepakatan itu dibuat oleh pihak dari DPPP, PT.Indo Global Adiya Pratama, PT. Graha Cemerlang selaku pengembang, warga dan DPRD.

“Proses pengukuran ulang lahan PSU nya ini kan sudah hampir selesai. Barusan tadi Kamis pagi (16/9/2021), pihak pengembang datang ke kantor (DPPP) untuk menyerahkan hasilnya ” ungkapnya.

Baca Juga:   Sekda Kota Serang: Gak Boleh Calon Ke Rumah Dalam Lelang 7 Jabatan

Ubeidullah menyampaikan, PSU akan diserahkan secara bertahap. Hal tersebut, sesuai dengan site plan atau rancangan gambar dari PT. Indo Global Adiya Pratama dan PT. Graha cemerlang.
“bisa dilihat lah nanti (pada saat penyerahan),” ujarnya.

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kholid Ismail menuturkan, dalam penyerahan Fasos-Fasum ini, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dari perkembangan PSU Komplek Mutiara Garuda sampai selesai.

Hal tersebut agar PSU yang diserahkan secara tepat.  Dia berharap, agar semua pihak berkomitken dengan apa yang disepakati bersama saat RDP.

“Kita sudah kasih waktu (10 hari kerja_red), dan lihat endingnya. Untuk teknis pengukuran, kita serahkan sama DPPP dan pengembang,” Paparnya.

Sementara dari pihak pengembang, Prima Napipulu mengaku sudah menurunkan tim untuk melakukan pengukuran dari sejak selasa 14/9/2021. Hal itu, Demi terwujudnya, kesepakatan bersama yang telah diperjanjikan.

Baca Juga:   Menyusul Mundur Sekda, Gubernur Banten Lantik Tranggono Jadi Staf Ahli

“sampai siang tadi, tim kami turun ke lapangan (melakukan pengukuran),” tegasnya.

Sekedar informasi, sudah 29 tahu Komplek Mutiara Garuda belum ada kepastian PSU. Hal ini dikarenakan pihak pengembang belum menyerahkannya ke Pemda. (Reporter : Iqbal Kurnia / Editor : Sofi Mahalali)

Berita Terkait