Mozaik

Sarung dan Bakiak di Pelantikan Pengurus MUI Banten 2021 – 2026

Boleh jadi, ini acara pelantikan yang paling nyeleneh. Saat Pengurus Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) melantik pengurus MUI Banten periode 2021 – 2026 di Pendop Gubernur Banten, Rabu (26/1/2022), semua pengurusnya mengenakan sarung dan bakiak.

Bakiak (Jawa Tengah) Bangkiak (Jawa Timur) atau Tarompa Galuak (Sumatra Barat) adalah sejenis sandal yang telapaknya terbuat dari kayu yang ringan dengan pengikat kaki yang dipaku di kedua sisinya.

Benda ini sangat populer karena murah terutama pada masa ekonomi sulit sedangkan dengan bahan kayu dan ban bekas membuat bakiak tahan air serta suhu panas dan dingin. Diperkirakan bakiak terinspirasi dari Jepang yang sudah menggunakan sandal kayu.

Pada saat prosesi pelantikan, terlihat para pengurus yang dilantik tersebut mengenakan sarung dan sendal bakiak.

“Meski memakai bakiak jalannya aga terganggu. Tapi sarungnya memiliki kesaktian luar biasa,” ungkap Ketua Umum MUI Pusat, KH Miftachul Akhyar dalam sambutannya.

Pelantikan tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Banten, Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy.

“Saya menganalogikan, bahwa para pengurus MUI yang mengenakan sarung diharapkan segala permasalahan yang terjadi di Banten, dapat disarungi oleh para pimpinan MUI Provinsi Banten,” katanya.

Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumi berharap wadah para ulama yang dapat memberikan kontribusi kesejukan bagi tatanan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Dapat menjaga kesatuan, keutuhan bangsa khsusnya di Provinsi Banten, dan berkontribusi pemikiran positif bagi kerukunan beragama di Banten,” katanya. (Reporter: Hendra Hermawan / Editor: Iman NR)

SELENGKAPNYA
Back to top button