Thoni-Imat Didoakan Dua Abuya Cidahu Soal Pilkada Pandeglang

Pasangan Bakal Calon Thoni-Imat minta doa ke dua Abuya di Cidahu. (Foto: Rukman Nuralim Mamora / MediaBanten.Com)

Thoni Fathoni Mukson (Thoni) dan Miftahul Tamamy (Imat), pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang yang diusung duet partai Islam (PKB-PPP) memastikan langkahnya direstui ulama. Mereka mendatangi dua abuya di Cidahu untuk meminta doa dan restunya.

Thoni dan Imat datang ke Cidahu, Pandeglang untuk bertemu dua ulama kharismatik, yaitu Abuya Murtadho dan Abuya Muhtadi, Jumat (4/9/2020).

Thoni dan Imat bertemu dengan Abuya Murtadho pada sore hari sekitar pukul 16.30 WIB, dan dijadwalkan dengan Abuya Muhtadi pada malam hari selepas Isya.

Kepada Thoni, Abuya Murtadho berpesan agar serius dan menjadi diri sendiri, serta betul-betul berjuang untuk mencapai kemenangan di Pilkada Pandeglang. “Untuk mendoakan sudah tentu didoakan, tapi ingat ya pesan-pesan tadi,” tuturnya.

Baca:

Calon Bupati Pandeglang, Thoni Fathoni Mukson mengatakan, kedatangannya ke Abuya untuk meminta doa. “Sebagai anak, sebagai murid, kami juga meminta nasihat kepada Abuya untuk melangkah di Pilkada Pandeglang,” katanya.

“Alhamdulillah kami diberi nasihat, dan juga didoakan. Insya Allah, jika Allah kehendaki, kami memimpin Kabupaten Pandeglang,” ujarnya.

Sementara itu, calon Wakil Bupati Pandeglang Miftahul Tamamy (Imat) mengatakan, sebagai santri dirinya tidak akan jauh dari Kyai.

“Bertahun-tahun saya jadi santri, saya harus terus dekat dengan kyai. Bismillah, saya ingin menjadi motivasi bahwa santri juga bisa menjadi pemimpin. Sudah banyak juga santri yang jadi pemimpin, berkiprah di pemerintahan. Usia saya baru 28 tahun. Banyak santri-santri muda yang berprestasi, harus didukung,” ujarnya.

Sebelumnya, tahapan Pilkada serentak akan dimulai dalam hitungan hari. Pendaftaran akan dibuka tanggal 4 hingga 06 September 2020. Khusus di hari terakhir, pendaftaran ditutup pukul 24.00 Wib dini hari (Baca: Pendaftaran Calon Pilkada Serentak di Banten 4-6 September)

Seluruh pasangan calon (Paslon) wajib menjalani test PCR untuk mematikan bebas dari covid-19. Hasilnya kemudian diserahkan ke KPU kabupaten dan kota yang melaksanakan Pilkada serentak.

“Sebelum dilakukan pemeriksaan kesehatan, Bapaslon wajib PCR secara mandiri. Sementara untuk pemeriksaan kesehatan Bapaslon, lokasinya di RS milik pemerintah yang ditunjuk KPU di masing-masing kabupaten kota (yang melaksanakan pilkada),” kata Komisioner KPU Banten, Eka Satialaksmana melalui pesan singkatnya, Senin (31/08/2020).

KPU kabupaten dan kota yang melaksanakan pilkada, kini tengah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 untuk ikut serta selama proses pendaftaran dan tahapan pilkada. Ada empat daerah di Banten yang melaksanakan pilkada, yakni Kota Tangsel, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang dan Kota Cilegon. (Rukman Nurhalim Mamora)

Rukman Nurhalim Mamora

Next Post

Pendaftaran Stimulus Ditolak, UMKM Datangi Disdaginkopukm Serang

Jum Sep 4 , 2020
Para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mendatangi Kantor Dinas Perdagangan Industri dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disdaginkopukm) Kota Serang, Jumat (4/9/2020). Mereka memrotes penolakan berkas permohonan bantuan stimulus UKM dari pemerintah pusat. Kepala Disdaginkopukm Kota Serang, Yoyo Wicahyono mengatakan, penolakan itu disebabkan waktu pendaftaran sudah dututp pada Kamis (3/9/2020), […]
Pasangan Bakal Calon Thoni-Imat minta doa ke dua Abuya di Cidahu. (Foto: Rukman Nuralim Mamora / MediaBanten.Com)