Tim Resmob Polda Banten Bubarkan Kerumunan Game Online

Tim Resserse Mobil (Resmob) Polda Banten membubarkan kerumunan orang yang tengah game online di sebuah wartel Kebon Jahe, Kota Serang, Sabtu malam (4/3/2020).

Tim Reserse Mobil (Resmob) Polda Banten memergoki langsung membubarkan dan meminta segera pulang. Pembubaran dilakukan untuk mencegah penyebaran covid 19.

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Banten, Kombes Pol Novri Turangga langkah tegas yang diambil itu untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19, sesuai instruksi Presiden RI dan maklumat Kapolri untuk menghindari keramaian dalam rangka menghadapi penyebaran Corona.

“Sebab, jumlah pasien positif corona di Provinsi Banten bahkan di Indonesia diketahui terus mengalami peningkatan. Kami minta pengelola warnet atau lainnya menyadari kondisi bahwa saat ini darurat corona,” ungkap

Dikatakan Novri, dalam menjalankan instruksi Pemerintah dan Kapolri untuk meredam penyebaran virus yang berasal dari Wuhan ini, pihaknya telah mengerahkan seluruh personil jajaran Ditreskrimum, termasuk Tim Reserse Mobil (Resmob).

Seluruh personil, kata Novri, diperintahkan untuk melakukan patroli rutin siang dan malam memantau dan mengimbau masyarakat agar tetap di rumah jika tidak memiliki keperluan penting.

Selain menghindari keramaian, para personil juga melakukan imbauan melalui pengeras suara agar masyarakat menghindari, apalagi membuat berita bohong atau hoax.

“Jika imbauan pemerintah ini dipatuhi, Insya Allah penyakit yang mematikan ini bisa segera musnah dan masyarakat bisa beraktifitas kembali,” tandas Dirreskrimum didampingi Ka Team II Kewaspadaan Dampak Penyebaran Virus Corona Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten, AKBP Asep Sukandarusman, Minggu (5/4/2020).

Selain menghindari keramaian dan menjaga jarak (social distance), penyebaran virus corona ini bisa dihentikan dengan melakukan pola hidup sehat dengan mengkonsumi makanan bergizi dan banyak minum air putih hangat, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitiser selepas atau sebelum bekerja.

“Sekali lagi saya imbau, masyarakat patuh mengikuti imbauan pemerintah. Bila mengalami batuk, pilek berkelanjutan serta sesak nafas, segera lakukan pemeriksaan ke puskesmas atau rumah sakit terdekat,” tuturnya. (yono)

Next Post

Ketua DPRD Kota Serang Gereget Pemkot Lambat Sediakan APD

Ming Apr 5 , 2020
Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi mengatakan bahwa pemerintah Kota Serang lambat dalam hal mencairkan anggaran penanganan Covid-19. Hal itu dikatakan Budi saat ditemui usai melakukan Sidak, dan memberikan bantuan APD, masker serta hand sanitizer ke tiga Puskesmas, dan RSUD Kota Serang, Minggu (5/4/2020). Budi mengungkapkan, padahal dalam rapat sebelumnya […]