WH: Globalisasi Lahirkan Masyarakat Kritis dan Makin Peduli Kebijakan Publik

Foto: Amal

Di era globalisasi, masyarakat didorong melek teknologi informasi dan melahirkan tipe masyarakat yang kritis serta semakin peduli dengan kebijakan publik.

Demikian dikemukakan Wahidin Halim, Gubernur Banten yang memberikan materi perkuliahan sebagai dosen luar biasa tentang Pengaruh Politik Terhadap Kebijakan Publik di  mahasiswa pascasarjana Magister Administrasi Publik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Kota Serang, Kamis (31/5/2018).

Wahidin memaparkan, perumusan kebijakan publik sekarang ini dirumuskan melalui proses politik. “Gagasan kebijakan sebagai politik, dan gagasan politik sebagai kebijakan yang diimplementasikan melalui rangkaian administrasi dan birokrasi. Kebijakan publik tidak bisa dipisahkan dengan birokrasi karena kebijakan publik selalu dihubungkan dengan kegiatan pemerintah”,” kata pria yang akrab dipanggil WH.

Dalam kesempatan itu, perkuliahan cukup interaktif antara dosen (Wahidin Halim) dengan mahasiswa. Pertanyaan terlontar dari mahasiswa yang bertanya mengenai siapa aktor atau pemeran dalam sebuah kebijakan publik. “Siapa sebenarnya aktor atau pemeran kebijakan publik itu” tanya mahasiswa.

Baca: Lawan Hoax, Bawaslu Banten Libatkan Tokoh Agama dan Masyarakat

Wahidin menjawab, dalam kebijakan publik itu ada actor-aktor, yaitu aktor resmi dan aktor tidak resmi. “Dalam kebijakan publik tentu tidak terlepas dari aktor pemeran, seperti yang diungkapkan dalam bukunya Budi Winarno (proses, teori dan studi kasus) bahwa ada aktor pemeran serta resmi dan aktor pemeran serta tidak resmi yang masing-masing mempunyai peranan khusus dalam sebuah kebijakan” ujarnya.

“Aktor resmi itu seperti agen pemerintah, presiden, kepala daerah (eksekutif) legislatif dan yudikatif, sedangkan aktor tidak resmi yaitu kelompok kepentingan (pengusaha/swasta), partai politik, warga negara individu. Masing-masing inilah yang ikut berperan dalam perumusan kebijakan,” ujar Wahidin menjelaskan soal aktor kebijakan publik.

Acara perkuliahan berlangsung sekitar 2 jam dan diikuti oleh puluhan mahasiswa pascasarjana administrasi publik Untirta. Wahidin Halim yang kini menjadi Gubernur Banten merupakan doktor (S3) dari Universitas Padadjaran Bandung. Wahidin saat ini tercatat sebagai dosen luar biasa di Untirta. (Amal Herawan Budi)

Berita Terkait