News

5 Ciri Orang Jenius, Apakah Ada Pada Diri Anda?

Tidak jarang, orang jenius justru tidak terdeksi oleh alat-alat tes IQ. Ciri paling umum, orang jenius memiliki kebiasaan unik yang jarang dilakukan orang.

Boleh jadi, kebiasaan itu dianggap aneh, tetapi justru itu yang membuat pola pemikiran seseorang menjadi lebih tajam.

Berikut hal-hal atau kebiasaan unik yang biasa ditemukan pada orang-orang dengan IQ tinggi seperti yang dilansir portal cnbcindonesia.com.

1. Lebih Senang Menyendiri

Norman P Li, peneliti dari Singapore Management University dan Satoshi Kanazawa dai The London School of Economic and Political Science mengungkapkan, orang yang IQ tinggi cenderung merasa tidak nyaman dengan kerumunan orang.

Mereka cencerung menghabiskan waktu menyendiri atau dikenal dengan Me Time. Ini berdasaran penelitian dari P Li dan Satoshi Kanazawa.

2. Mengakui Kesalahan

Kemampuan memahami persepektif lain merupakan kelebihan orang-orang jenius. Mereka tidak takut untuk mengakui perspektif itu atau kesalahannya.

Ini berbeda dengan orang kebanyakan yang cenderung merasa benar sendiri, meskipun berada pada posisi yang salah.

3. Suka Bicara Sendiri

Kebiasaan ini acapkali menimbulkan kekhawatiran orang di sekitar orang jenius. Dia kerap berbicara sendiri atau menulis dengan produktif. Namun kebiasaan ini sesungguhnya meningkatkan daya ingat dan memperkuat ketajaman otak.

Cara berbicara sendiri rupanya orang-orang jenius cenderung sedang merumuskan hal-hal yang ada di pikiran mereka.

4. Suka Menantang

Kecenderungan lain adalah orang ber-IQ tinggi suka menantang diri sendiri dengan mencoba hal yang baru dan sulit, bahkan ekstrim dibandingkan orang lain. Penyebabnya, mereka tidak pernah puas dengan pencapaiannya.

5. Sering Begadang

Orang yang masuk ke dalam kategori ini cenderung memiliki jam tidur yang lebih sedikit. Ketimbang tidur, mereka lebih senang menghabiskan waktu istirahat mereka dengan hal yang lebih produktif atau lebih menarik bagi mereka.

Nah, silakan memperhatikan, apakah ada di antara kelima ciri itu pada orang di sekitar atau diri sendiri. Tetapi jangan buru-buru mengkalim sebagai jenius ya. (Editor: Iman NR)

Iman NR

Back to top button