Pemkot Cilegon Fasilitasi 2.000 Warga Mudik Gratis ke Jawa dan Sumatera
Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon memfasilitasi sekitar 2.000 warga untuk mudik gratis ke sejumlah wilayah di Pulau Jawa hingga Sumatera dengan Program Mudik Gratis Penuh Berkah.
Wali Kota Cilegon Robinsar dalam keterangan resminya Senin mengatakan mudik gratis merupakan kepedulian pemerintah daerah (pemda) kepada masyarakat, sekaligus hasil kolaborasi bersama berbagai pihak industri.
“Kami memberangkatkan 50 bus dengan dua ribu lebih pemudik gratis yang telah disediakan Pemkot Cilegon. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh industri, baik BUMN, BUMD, maupun BUMS, yang berkontribusi dalam penyediaan bus mudik gratis penuh berkah tahun ini,” katanya.
Dalam kesempatan itu Robinsar berharap pemudik melakukan perjalanan dengan aman dan kembali ke Cilegon dalam keadaan sehat.
“Kami berharap semua pemudik dapat selamat sampai tujuan, bertemu keluarga, dan dapat kembali pulang ke Cilegon dengan sehat walafiat,” katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon Heri Suheri mengungkapkan pelaksanaan mudik gratis tahun ini dilakukan melalui sistem pendaftaran secara daring online yang dilengkapi barcode sebagai tanda bukti keberangkatan.
“Tahun ini merupakan penyesuaian bagi masyarakat karena pendaftaran dilakukan secara online, dan tanda bukti untuk naik bus menggunakan barcode. Namun di setiap bus terdapat PIC dari kami yang siap membantu masyarakat,” paparnya.
Jaga Barang Bawaan
Heri berpesan para pemudik memperhatikan titik turun serta menjaga barang bawaan selama perjalanan hingga sampai kampung halaman nanti.
“Kami mengingatkan pemudik tetap mengonfirmasi kepada sopir dan kondektur terkait lokasi turun agar tidak terlewat hingga pemberhentian terakhir. Masyarakat juga diimbau menjaga barang bawaannya masing-masing agar tidak tertinggal,” ungkapnya.
Sementara itu Industrial Relation Supervisor PT MC PET Film Indonesia Anggini Putri Alittisolia mengatakan tahun ini pihaknya berpartisipasi untuk tujuan mudik ke ke Jawa Timur, sedangkan tahun lalu ke Jawa Tengah.
Ia berharap masyarakat yang mengikuti mudik gratis selamat sampai tujuan yakni kampung halaman dan bisa berkumpul dengan keluarga masing-masing.
Salah satu peserta mudik Wulandari, warga Kelurahan Rawa Arum yang akan menuju Blitar, Jawa Timur, menilai sistem pendaftaran online lebih praktis dibandingkan tahun sebelumnya.
“Pendaftaran melalui aplikasi secara online lebih efisien dan praktis dibanding offline tahun sebelumnya, serta menghindari antrean panjang seperti tahun kemarin,” ungkapnya.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Wali Kota yang memfasilitasi mudik gratis, ini sangat membantu dalam menghemat biaya,” imbuhnya. (Pewarta : Bayu Kuncahyo – LKBN Antara)



