Lalu Lintas

Warga Cilegon Dikabarkan Meninggal Dunia Kecelakaan di Tol Solo Saat Mudik Lebaran

Warga Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Provinsi Banten, bernama Fatin Khoiryyah, dikabarkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di jalan tol Solo – Ngawi.

Almarhumah meninggal dunia, setelah sempat mendapat perawatan di RS Widodo Ngawi, akibat mengalami kecelakaan lalulintas saat melakukan perjalanan mudik melalu Jalan Tol Solo – Ngawi, Selasa (17/3/2026).

Korban Fatin Khoiryah (27), merupakan santri dari LTTQ AL Azzam Jombang Cilegon. Hal ini diketahui, setelah pesan berantai di Whatsaap grup.

Salah satu ustadzah LTTQ Al Azzam Cilegon, Ustadzah Mali, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya ucapan duka cita yang beredar di grup LTTQ Al Azzam.

“Iya benar, beredar ucapan duka cita di whatsapp grup. Cuman, untuk lebih detil dan jelasnya saya kurang tahu, karena bukan santri kelas saya,” ujarnya.

Kabarnya, rombongan pemudik asal Kota Cilegon mengalami kecelakaan tunggal di KM 560 jalur A ruas Tol Solo-Ngawi. Mobil Toyota Innova bernopol A 1896 UM, menabrak pembatas mengakibatkan 8 orang luka.

Dalam kecelakaan itu, informasinya ada 8 orang termasuk supir. Korban meninggal dunia atas nama Fatin Khoiriyah, rencananya dibawa kembali ke Cilegon.

Rest Area Tangerang

Sebelumnya, sejumlah kendaraan arus mudik Lebaran 2026 mulai ramai menyinggahi rest area KM 43 Tol Jakarta – Merak, Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, yang mengarah ke pelabuhan penyeberangan tujuan Pulau Sumatera (Baca: Rest Area KM43 Tol Jakarta – Merak Ramai Disinggahi Pemudik Ke Sumatera).

Berdasarkan pantauan di lokasi sejak pukul 12.30 WIB, kendaraan pribadi yang didominasi dengan membawa sejumlah barang bawaan terus berdatangan dari arah Jakarta menuju Pelabuhan Merak, Banten.

Sebagian besar, para pemudik datang dengan keluarga untuk beristirahat dan mengisi bahan bakar kendaraan di rest area sebelum melanjutkan perjalanan panjangnya.

Selain itu, beberapa posko dan fasilitas layanan yang disediakan sejumlah instansi baik Kepolisian, Pertamina, ASDP hingga pemerintah daerah setempat telah siap untuk dimanfaatkan para pemudik.Mobil & Kendaraan

Darmawan (58), salah seorang pemudik asal Jakarta mengaku bahwa dirinya bersama keluarga hendak mudik ke kampung halamannya di Daerah Lampung.

Ia memilih mudik lebih awal untuk menghindari kepadatan sebelum tiba di Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni. (Penulis : Daeng Yusvin)

Yusvin Karuyan

Back to top button