Lingkungan

Musim Kemarau Mulai Terasa, BPBD Pandeglang Distribusikan Air Bersih ke 14 Desa

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemadam Kebakaran (BPBD PK) Kabupaten Pandeglang, Banten mendistribusikan air bersih ke 14 desa di tiga kecamatan yang mengalami kekeringan sebagai dampak musim kemarau panjang karena pengaruh fenomena El Nino.

‎Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD PK Kabupaten Pandeglang Lilis Sulistiyati di Pandeglang, Jumat, mengatakan pihaknya hingga kini mendistribusikan air bersih ke 14 desa di Kecamatan Angsana, Sindang Resmi dan Cadasari, karena masyarakat di daerah itu mengalami kekeringan akibat musim kemarau panjang.

‎Pendistribusian air bersih berjalan lancar, sedangkan masyarakat menjadi terpenuhi kebutuhan air bersih, antara lain untuk mandi cuci dan kakus (MCK) dalam beberapa hari ke depan.

‎Berdasarkan pemetaan BPBD PK Pandeglang, sekitar 150 desa masuk kategori rawan air bersih, sehingga dioptimalkan jadwal pengiriman setiap hari dengan melibatkan beberapa armada tangki, masing-masing berkapasitas 4.000-8.000 liter.

‎”Kami sampai hari ini mendistribusikan air bersih sekitar 61.000 liter di 14 desa tersebar di tiga kecamatan sesuai permohonan masyarakat,” katanya.

Kemungkinan besar, ujar dia, jumlah warga yang mengalami krisis air bersih bertambah, namun belum ada pengajuan permohonan dari masyarakat.

Pihaknya mendistribusikan air bersih ke masyarakat setelah adanya pengajuan permohonan yang diketahui oleh pejabat kecamatan setempat.

‎Oleh karena itu, BPBD PK menyiapkan pos penyediaan air bersih di wilayah Karang Tanjung dan Tabuan untuk memenuhi permintaan masyarakat.

‎”Kami mengimbau masyarakat yang memiliki sumber air bersih dari pegunungan agar menggunakan secara bijak penggunaannya agar kebutuhan tetap mencukupi hingga musim penghujan kembali tiba,” katanya. (Pewarta : Mansyur Suryana – LKBN Antara)

Iman NR

Back to top button