Perumdam Lebak Pastikan Pasokan Air Bersih ke 33.000 Pelanggan Tetap Optimal Selama Kemarau
Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kalimaya Kabupaten Lebak, Banten memastikan pendistribusian air bersih ke 33 ribu pelanggan selama musim kemarau berjalan optimal.
”Hingga kini pasokan air bersih berjalan lancar, meski sejumlah sumber air mengalami penurunan terutama sumber air permukaan sungai ,” kata Direktur Perumdam Tirta Kalimaya Kabupaten Lebak Nikmatullah dalam keterangan di Lebak, Senin.
Selama dua bulan terakhir wilayah Kabupaten Lebak dilanda kemarau hingga debit sumber air permukaan sungai mengalami penurunan, tetapi pendistribusian air ke pelanggan berjalan lancar.
Perumdam Tirta Kalimaya Kabupaten Lebak memiliki 12 cabang dan semuanya mengandalkan sumber air permukaan sejumlah sungai, seperti wilayah Cabang Rangkasbitung dan sekitarnya menyedot air Sungai Ciujung.
Sedangkan, Cabang Maja dari Sungai Cidurian, dan wilayah cabang selatan Sungai Cilangkahan dan Sungai Cimadur.
Namun, untuk mengantisipasi persediaan air bersih dilakukan pembersihan saluran dari air baku sungai ke sumur imtik.
Dari sumur imtik itu sebagai penampung air baku didistribusikan ke instalasi pengolahan air (IPA) diolah dan mengalirkan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga maupun fasilitas umum.
Selain itu juga petugas setiap hari melakukan pemantauan dan penanganan kebocoran pipa jika terjadi gangguan di sejumlah titik, sehingga pasokan air ke rumah pelanggan tetap normal.
”Hingga saat ini pendistribusian air bersih ke konsumen berjalan lancar dan tidak ada masalah saat musim kemarau,” katanya menjelaskan.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Sukanta mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Perumdam Tirta Kalimaya melakukan pendistribusian air bersih ke sejumlah desa di Kecamatan Warunggunung, Sajira, Cipanas, Curugbitung, Cimarga, Leuwidamar, Cirinten, Cilograng, Maja dan Wanasalam.
Pendistribusian air bersih diperkirakan sudah mencapai di atas 81 ribu liter dengan penerima manfaat di aras 1.338 kepala keluarga.
”Kami meyakini krisis air bersih terus bertambah, karena hingga kini belum ada curah hujan,” kata Sukanta. (Pewarta : Mansyur Suryana – LKBN Antara)
- Pemkab Serang Beri Beasiswa 20 Peserta Kaligrafi Untuk Sekolah di Lemka Sukabumi - 27/07/2026
- Perumdam Lebak Pastikan Pasokan Air Bersih ke 33.000 Pelanggan Tetap Optimal Selama Kemarau - 27/07/2026
- Sachrudin Apresiasi Kemenag dan MUI Tangerang Beri Pendampingan Sertifikat Halal Bagi UMKM - 27/07/2026











