Pemkot Tangsel Targetkan Pembangunan Turap dan Bronjong Rampung Sebelum Musim Hujan
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menargetkan pembangunan turap dan bronjong di tiga titik wilayah yakni kawasan Vila Pamulang di Kecamatan Pamulang, Grand Serpong, dan Bukit Nusa Indah, dapat diselesaikan sebelum musim penghujan tiba.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan mengatakan berdasarkan hasil pengecekan lapangan yang telah dilakukan kemarin, pekerjaan sudah mencapai 30 persen dan sesuai dengan perencanaan dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
“Saya sudah meminta pekerjaan di tiga titik tersebut dipercepat agar tidak terkendala musim hujan. Selain pembangunan turap dan bronjong, normalisasi aliran sungai juga perlu segera dilakukan untuk mengantisipasi genangan dan banjir,” kata Pilar Saga Ichsan dalam keterangannya di Tangerang, Kamis.
Wakil Wali Kota Pilar juga menekankan agar keberadaan sejumlah bangunan di sekitar bantaran sungai yang berpotensi menghambat penataan dan pembangunan. Ia meminta kecamatan dan kelurahan melakukan komunikasi dengan warga untuk mencari solusi terkait penataan bangunan di pinggir sungai.
“Ini kan kepentingan bersama dan apalagi bangunan yang tidak bersertifikat harus diserahkan untuk pembangunan bronjong. Jangan sampai kepentingan pribadi mengalahkan kepentingan publik. Itu catatan saya,” ucapnya.
Perlu diketahui pekerjaan pembangunan turap dan bronjong di tiga titik wilayah untuk menangani kawasan rawan longsor, pergeseran tanah akibat erosi sungai, serta persoalan banjir.
Untuk di kawasan Vila Pamulang, penanganan dilakukan dengan metode pemasangan bronjong batu kali. Metode tersebut digunakan karena lokasi berada di aliran sungai yang menjadi kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).
Pembangunan bronjong batu kali di kawasan Vila Pamulang dilakukan sepanjang 164 meter dengan parapet atau pagar sepanjang 145 meter. Ketinggian konstruksi mencapai sekitar lima meter.
Sementara di Grand Serpong, pembangunan meliputi pemasangan turap baru setinggi empat meter sepanjang 165 meter, peninggian turap eksisting sepanjang 132 meter, serta pembangunan saluran pembuangan sepanjang 429 meter.
Adapun di Bukit Nusa Indah, pembangunan turap dilakukan di sisi kiri dan kanan sepanjang total sekitar 204 meter. Pekerjaan juga mencakup pembangunan parapet sepanjang 90 meter, pedestrian dan jalan inspeksi sepanjang 204 meter, serta pintu air dan sejumlah bangunan pelengkap lainnya. (Pewarta : Achmad Irfan – LKBN Antara)








