Ali Ridho: Radikalisme dan Terorisme Tak Identik Santri dan Pesantren

M Ali Ridho

Terorisme dan radikalisme menjadi topik saat M Ali Ridho Azhari, anggota DPD asal Banten melakukan sosialisasi Empat Pilar di Pondok Pesantren Al-Quran At Thabraniyah, Benggala, Kota Baru, Kota Serang, Jumat (29/11/2019).

Ali Ridho Azhari menyatakan, terorisme dan radikalisme tidak selalu berkaitan dengan santri dan pesantren. “Adanya isu isu radikalisme untuk para santri apalagi mengarah ke umat islam, saya tidak setuju,” ujarnya.

Baca:

Menurutnya, meskipun kebanyakan pelaku teror berlatar belakang beragama Islam, hal itu tidak mewakili islam secara keseluruhan. “Islam itu adalah rahmat bagi seluruh alam, jadi yang seperti itu (radikalis-teroris-Red) hanya oknum,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, saat ini pesantren dicitrakan sebagai sarang teroris, sarang radikalisme. Oleh karenya ia coba mengcounter isu tersebut lewat sosialisasi empat pilar di pondok pesantren.

“Makannya kan kenapa saya melaksanakan sosialisasi empat pilar ini di pesantren,” pungkasnya (menyenaw)

IN Rosyadi

Jurnalis at MediaBanten.Com
Menjadi wartawan sejak tahun 1984 pada Harian Umum (HU) Kompas, kemudian mengundurkan diri pada Agustus 1999 dan menjadi wartawan harian sore Sinar Harapan pada tahun 2001 hingga tahun 2015, saat koran sore ini bangkrut. Pengalaman ini memadai untuk menjadi seorang editor yang mumpuni.

Berita Terkait