Dana Desa Padamulya Rp269,18 Juta Dirampas Perampok Saat Ganti Ban Mobil

Foto: Beni Madsira

Anggaran Dana Desa (DD) sebesar Rp269,18 juta milik Desa Padamulya, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang raib digasak perampok, saat Pjs Kades Padamulya mengganti ban mobil yang kempes di Jalan Raya Labuan-Panimbang, Kampung Muara, Selasa (31/7/2018), sekitar pukul 15.30 WIB.

Pjs Kades Padamulya, Dedi Mulyadi bersama dua perangkat desa mengambil uang ADD di Bank BRI Cabang Labuan secara tunai. Mereka pulang dengan menggunakan mobil Datsun Go warna silver nopol A 1372 FR menuju Angsana. Tiba-tiba, ban mobil kempes tepat di Kampung Muara. Mereka menepi untuk memeriksa kondisi. Dedi Mulyadi dan dua perangkat desa bernama Roni dan Halil berusaha menggantikan ban kempes dengan ban cadangan yang berada di bagasi mobil.

“Tiba-tiba saja secara spontan pintu belakang sebelah kanan terbuka, kami juga spontan berteriak, dan ketika kami cek ternyata pengendara roda dua sudah berhasil mengambil tas yang berisi uang Dana Desa dan laptop milik desa kami,” kata Dedi, Rabu (1/8/2018).

Baca: Kesal Pacarnya Dimarahi Majikan, Pengasuh Benamkan Balita Ke Ember Hingga Tewas

Menurut Dedi, pelaku yang membawa uang tersebut menggunakan motor satria F warna merah. Saat itu pintu mobil tidak terkunci sebab fokus untuk mengganti ban mobil.”Pelaku menggunakan kaos berwarna putih, jumlah pelakunya hanya dua orang. Kami hanya bisa berteriak lantaran tidak ada satu pun kendaraan yang melaju, jadi kami tidak bisa mengejar,” ucapnya.

Pjs Kades Padamulya mengatakan, dana yang dicuri merupakan dana untuk program pembangunan di desanya. “Rencananya uang tersebut untuk pembangunan di tiga titik, yaitu pengecoran jalan lingkungan dan Posyandu. Sebagian uang juga dialokasikan untuk membayar gaji serta untuk pembelian mesin multiguna. Sedang dipikirkan bagaimana menutupi semua dana yang hilang tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Angsana Holil membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun pihak kecamatan belum melakukan klarifikasi kepada pjs kades tersebut karena masih melakukan pemeriksaan di Polsek Pagelaran. “Saya belum mendengar langsung dari yang bersangkutan, nanti kalau memang benar, kita akan melakukan koordinasi dengan OPD terkait seperti DPMPD Kabupaten Pandeglang,” katanya.

Kapolsek Pagelaran AKP Firman Hamid membenarkan, adanya laporan perampasan uang ADD Padamulya. Polisi terus melakukan pendalaman kasus tersebut. “Tadi siang sekitar pukul 11.30 kami melakukan pra rekontruksi. Dengan TKP Jalan Raya Labuan-Panimbang tepatnya di Kampung Muara, Desa Margagiri, sementara baru 4 orang yang kita minta keterangan sebagai saksi dan pelapor,” katanya. (Beni Madsira)

Berita Terkait