Politik

DPW PKS Banten Siapkan Kader Terbaik Dalam Pilkada 2024

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Banten akan menyiapkan nama-nama kader terbaik PKS untuk maju dalam Pilkada 2024.

Namun, nama- nama Bakal Calon tersebut masih dirahasiakan, sebab masih dilakukan penjaringan menunggu hasil keputusan kader PKS dari kabupaten/kota.

Ketua DPW PKS Banten, Gembong R Sumedi mengatakan, bahwa DPW PKS ikut berpartisipasi dalam pemilihan kepala daerah atau Pilkada 2024 untuk mengusung kader terbaiknya untuk maju menjadi kepala daerah yaitu Gubernur, Bupati dan Walikota.

“Nanti Rakerwil hasil keputusan kabupaten/kota. Sudah ada 3 nama tapi nanti kita akan rilis pada Minggu 7 Agustus 2022, siapa saja nama-nama yang diusung oleh PKS Banten untuk bakal calon kepala daerah,” ungkap Gembong saat konferensi persi di Kantor DPW PKS Banten, Kamis (4/8/2022) malam.

Kata Gembong, pihaknya terlebih dahulu melihat perkembangan yang ada, dari hasil pemilu 2024. Sehingga PKS mengusung calon sendiri. “Maka kita upayakan kader PKS maju sebagai kepala daerah,” ucapnya.

Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) DPW PKS Banten, Sanuji Pentamarta menambahkan, saat ini PKS sudah besar, hal itu terbukti pada pemilu 2019,

“PKS menang dalam pemilihan kepala daerah di Cilegon. Ini pertimbangan kita, sebab itu PKS menargetkan menjadi partai pemenang di Provinsi Banten,” tutupnya.

PKS sebelumnya bernama Partai Keadilan (PK), adalah sebuah partai politik berbasis Islam yang memiliki perwakilan di parlemen Indonesia.

Partai ini berdiri pada 20 April 1998 yang berawal dari gerakan aktivitas dakwah Islam sejak 1980-an. Pemilu 2019 menjadi pemilu kelima yang diikuti partai ini.

Kelahiran PKS erat kaitannya dengan gerakan Islam berbasis massa kampus dan cendekiawan yang muncul sebagai tanggapan atas tekanan politik pemerintah Orde Baru terhadap umat Islam.

Gerakan ini ditandai dengan mulai maraknya kegiatan kajian Islam dan meluasnya penggunaan jilbab di kampus-kampus sekuler Indonesia pada era 1980-an.

Dengan latar belakang pendirinya yang sebagian besar adalah anak muda terdidik, PKS meraup dukungan paling banyak di perkotaan.

Dalam pemilu 2004, partai ini mendapat 7,3% dukungan suara nasional, melonjak dari perolehan suara pada pemilu sebelumnya yang hanya 1,36%.

PKS menempatkan tokoh-tokoh muda sebagai kandidat alternatif untuk diusung sebagai gubernur, bupati, dan wali kota melalui pemilhan kepala daerah secara langsung yang digelar sejak 2005. (Aden Hasanudin / Editor: Iman NR)

SELENGKAPNYA
Back to top button