Dua Pasien Positif Covid 19 di Cilegon Dinyatakan Sembuh

Pasien positif Covid-19 nomor 01 dan 04, keduanya merupakan warga Perumahan Bumi Panggungrawi Indah (BPI) di Kota Cilegon dinyatakan sembuh.

Kepulangan pasien positif Covid-19 nomor 01 dan 04 disambut gembira oleh keluarga dan warga perumahan setempat.

Kapolsek Cilegon, Kompol Jajang Nuryaman dikonfirmasi MediaBanten.Com , Rabu (3/6/2020) membenarkan kesembuhan dan kepulangan 01 dan 04.

Dikatakan H Jajang, sebelumnya kedua pasien dirawat di rumah sakit berbeda. Pasien 01 berinisial EN (31) dirawat di RSUD Banten. Sedangkan pasien 04 berinisial SR (64) dirawat di RSD Wisma Atlet, Jakarta.

Ayah Kandung

“Alhamdulillah keduanya, pasien 01 merupakan anak dari SR, pulang ke rumahnya kemarin (Selasa 2/6/2020). Pasien 04 yang merupakan ayah kandung EN, hari ini (Rabu 3/6/2020) juga sudah tiba di rumahnya. Saat ini sudah berkumpul dengan keluarga tercinta,” ujar Kapolsek Cilegon, usai menyerahkan bantuan sembako pada pasien yang sembuh itu.

Kapolsek Cilegon, Kompol Jajang Nuryaman menyampaikan terimakasih kepada warga masyarakat BPI.

“Pasca pulang, EN dan SR sebagai pejuang kemanusiaan. Ini mberikan edukasi berharga tentang apa itu penyakit Covid-19. Merka akan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumahnya,” jelas H Jajang, (3/6/2020).

Sementara itu, Suparman selaku Ketua RT sekaligus tokoh agama, bersama Ustad Dadang usai mendampingi Kapolsek Cilegon menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga EN dan SR, pihaknya meminta kepada warga masyarakat umum, khususnya warga Perum BPI untuk tidak menghakimi atau menilai bahwa orang yang berpenyakit corona dianggap selama ini tidak bisa sembuh dan kembali ke kampungnya.

Dukungan Masyarakat

“Kita butuh juga dukungan masyarakat untuk menumbuhkan optimisme kalau Covid-19 itu bisa dilawan bersama. Namun, para pasien Covid-19 jangan sampai dianggap hal sangat menakutkan dan juga memalukan, tapi semua orang punya potensi terkena,” tambahnya.

“Saat ini bukti bahwa pasien positif corona bisa sembuh dan kembali lagi ke masyarakat tanpa ada kendala apa pun. Selama ini, pasien sembuh tak akan berpotensi untuk menularkan kembali virus corona kepada lingkungannya selama ini,”Ustad Dadang menimpali.

Sebelumnya, dalam konfrensi Pers di Aula Setda Cilegon, Rabu (29/4/2020),
juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegin, Aziz Setia Ade mengumumkan adanya satu orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Aziz mengatakan, EN (31) merupakan warga Cilegon yang berkerja di Tangerang. Keduanya pergi-pulang Cilegon-Tangerang.

EN pertama kali merasakan gejala pada 10 April saat baru tiba dari Tangerang karena mengidap penyakit autoimun. Setelah berobat ke klinik tidak sembuh, EN ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon.

Di RS ini dilakukan rapid test dengan hasil negatif, namun tercatat sebagai ODP. EN menjalani tes swab dan dinyatakan positif berdasarkan pemeriksaan PCR yang keluar Selasa (28/4/2020).

Sementara pasien 04 bernama SR (64) merupakan orangtua kandung EN. Sebelum dinyatakan positif Corona, SR (64) masih menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Setelah dilakukan swab, hasil pemeriksaan PCR keluar, SR dinyatakan positif COVID-19.

“SR dinyatakan positif COVID-19 setelah menjalani swab tanggal 30 April di RSUD Kota Cilegon. Hasil PCR-nya diketahui positif COVID-19 pada 20 Mei. SR langsung dibawa ke RS Darurat Wisma Atlet, Jakarta untuk menjalani perawatan,” lanjut Aziz.

Sehubungan kepulangan pasien positif Covid-19 nomor 01 dan 04 yang berdomisili di Kelurahan Panggung Rawi, Kecamatan Jombang, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegin, Aziz Setia Ade mengatakan semoga tidak ada lagi warga Kota Cilegon yqng terkonfirmasi positif Covid-19.

“Cukup. Dan saya menghimbau masyarakat Kota Cilegon, agar melakukan protokol kesehatan untuk memutus matarantai covid19 di Cilegon,”pinta Aziz. (yusvin)

Yusvin Karuyan

Berita Terkait