Ekonomi

Jelang Idul Adha, Harga Cabai di Pasar Rau Melonjak 30 – 60 Persen

Harga cabai di Pasar Rau, Kota Serang melambung tinggi menjelang Hari Raya Idul Adha, mulai dari cabai merah besar hingga cabai rawit merah. Kenaikan harga itu berkisar 30 – 60 % dari harga semula.

Asmawati, salah seorang pedagang syauran di Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang mengaku kenaikan harga sejak seminggu yang lalu.

“Kalau naiknya harga tersebut sejak seminggu yang lalu,” ucap Asmawati saat diwawancara si lapaknya, Jumat (10/6/2022).

Menurutnya, cabai merah besar dari sebelumnya Rp60.000 per kilogram kini menjadi Rp80.000.

Cabai rawit merah atau cabai setan dari harganya Rp60.000 kini Rp100.000. Termasuk cabai keriting, yang awalnya Rp60.000 per kilogram kini menjadi Rp80.000,” ujarnya.

Dikatakan Asmawati, pasokan yang minim menjadi salah satu faktor melambungnya harga kebutuhan pokok tersebut.

“Kayaknya karena hujan terus, jadi harganya mahal. Kiriman cabai dari kemarin juga cuma sedikit,” tuturnya.

Sementar Edi, salah seorang pedagang sayuran lainnya juga mengaku harga cabai mengalami kenaikan. Menurutnya, hal itu sudah biasa menjelang Idul Adha.

“Memang sudah biasa seperti ini. Kalau cabai itu naiknya cepat, dan pasti ada naiknya, apalagi pasokan kurang, terus dekat ke lebaran Idul Adha,” katanya.

Dia mengaku, di harga normal dalam sehari bisa menjual cabai kurang lebih sekitar 15 kilogram. “Tapi kalau lagi kaya gini mah iya jelas menurun, paling juga sehari 7 kilogram,” ungkapnya.

Mala, seorang pembeli mengaku mengeluhkan dengan kenaikan harga cabai tersebut, karena cabai selalu dibutuhkan ketika masak. “Iya ngeluh sih, kan harganya naiknya jauh, sementar kalau mau masak butuh cabai,” ujarnya.

Dia berharap pemerintah turun tangan dengan adanya kenaikan harga cabai tersebut. “Mudah-mudahan cepat stabil, apalagikan mau lebaran haji banyak butuh cabai,” katanya. (Reporter: Hendra Hermawan / Editor: Iman NR)

SELENGKAPNYA
Back to top button