Kadis Lingkungan Hidup Banten Meninggal Akibat Covid?

Korban virus Covid 19 di Banten terus bertambah, meski berbagai upaya pencegahan dilakukan. Kali ini korbannya adala M Husni Hasan, Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten.

Kabar duka atas meninggalnya M Husni Hasan diterima MediaBanten.Com, Ahad (24/1/2021) melalui rilis dari Biro Adpim Pemprom Banten. Namun dalam rilis itu tidak menyebut penyebab kematiannya adalah virus Covid 19.

Jenazah M Husni Hasan dimakamkan di Pemakaman Perumahan Taman Puri Ciracas, Kota Serang, Ahad (24/1/2021), pukul 10.00 WIB.

“Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Telah meninggal dunia Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ir. M. Husni Hasan, CES pada Sabtu (23/1/2021) pukul 19.05 WIB di ruang ICU RSUD Provinsi Banten Jl. Syech Nawawi Al-Bantani, Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang,” dalam rilis yang ditandatangani Beni Ismail, Kabiro Adpim Pemprov Banten.

Gubernur Wahidin Halim (dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy beserta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Banten menyatakan duka sedalam-dalamnya atas meninggalnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, M Husni Hasan serta mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian almarhum di Provinsi Banten.

Baca:

Almarhum M Husni Hasan, selain menjabat Kedis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten, juga sebagai Ketua Forum Komunikasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Cidanau.

Almarhum M Husni Hasan bin Mohammad Hasan lahir di Takengon, Aceh pada 22 Desember 1962. Berbagai jabatan dan tugas telah diemban almarhum selama 29 tahun 11 bulan sebagai pegawai negeri sipil.

“Kami merasa kehilangan Pak Husni, baik sebagai Ketua Forum DAS di Banten, sebagai guru dan kakak yang selalu berdiskusi soal penanganan lingkungan di Banten,” kata NP Rahadian, dari Forum DAS Cidanau yang juga Ketua Rekonvasi Bhumi.

Menurut NP Rahadian, almarhum memiliki penyakit diabetes dan jantung. “Setahu kami, Pak Husni cukup ketat menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Pemakaman jenazah M Husni Hasan, Kadis LH dan Kehutahan Provinsi Banten, Ahad ini, pukul 10.00 WIB. Foto: Halaman FB Jiwandana Jiwandana⁰

 

Rumor Covid

Kabar pejabat di Pemprov Banten yang terpapar Covid 19 sebenarnya sudah beredar di kalangan wartawan. Setidanya, ada 6 pejabat eselon 2 (Kadis atau setaranya), belum terhitung pejabat eselon 3, 4 dan staf.

Namun kabar itu tidak pernah mendapatkan konfirmasi resmi. Ati Pramudji Hastuti, Juru Bicara Covid 19 yang juga Kadis Kesehatan tidak merespon soal tersebut.

Hingga Sabtu, 23 Januari 2021, jumlah kasus konfirmasi atau positif tercatat 25.068 orang. Menurut web infocorona.bantenprov.go.id, dari jumlah itu 735 orang meninggal, 20.611 orang sembuh dan 3.722 orang masih dirawat.

Kasus probable tercatat 59 orang yang terdiri dari 47 orang meninggal dan 12 orang masih dirawat.

Kasus supek tercatat 36.792 orang yang dirinci 2.949 orang dirawat dan 33.843 orang discarded. Kasus kontak erat tercatat 75.321 orang yang terdiri dari 7.156 orang dirawat, 68.142 orang discarded dan 23 orang mangkir dari pemantauan.

Sedangkan peta zona di Baten tercatat zona merah untuk Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang dan Kota Cilegon.

Zona oranye tercatat Kota Serang, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak. (IN Rosyadi)

Berita Terkait