Karang Taruna Banten Beri Bantuan Pedagang Asongan di Daerah Tsunami

Karang Taruna Banten menyalurkan bantuan 600 paket sembako yang dibagikan kepada warga yang terkena dampak tsunami Selat Sunda, namun bukan korban bencana tsunami secara langsung. Mereka adalah para pedagang yang berada di sepanjang Anyer-Carita.

Gatot Yan S, Sekjen Karang Taruna Banten mengatakan, mereka menderita sejak terakkadi bencana tsunami Selat Sunda. Mereka biasa berdagang asongan seperti ikan asin, pisang, otak-otak dan panganan khas setempat. Sejak bencana tsunami, mereka tidak lagi berdagang. Selain pantai sepi pengunjung, mereka juga masih trauma untuk mendekati pantai.

Baca: Pangdam Siliwangi Terus Pantau Penanganan Korban Tsunami di Banten

Karang Taruna Banten memilih untuk memberikan bantuan pada para pedagang ini karena sesungguhnya mereka juga pihak yang terkena dampak tsunami. “Oleh pihak terkait mereka tidak termasuk dalam data korban sehingga mereka tdk dihitung sebagai penerima bantuan, namun secara sosial dan ekonomi kehidupan mereka kini sangat terganggu karena kehilangan mata pencaharian dan sumber penghasilan,” Gatot Yan S dalam rilis yang dikirim ke MediaBanten.Com, Senin (31/12/2018).

Ratusan ibu-ibu terlihat tertib dan antusias menukarkan kupon dengan sembako, mereka sangat berterima kasih dengan kegiatan bakti sosial dari Karang Taruna Provinsi Banten ini. Beberapa Ibu2 menuturkan bahwa selama ini mereka tidak pernah menerima bantuan apapun karena dianggap bukan korban, padahal sejak kejadian tsunami mereka tidak memiliki penghasilan apapun karena tidak lagi berdagang dikawasan wisata pantai. (Adityawarman)

IN Rosyadi

Jurnalis at MediaBanten.Com
Menjadi wartawan sejak tahun 1984 pada Harian Umum (HU) Kompas, kemudian mengundurkan diri pada Agustus 1999 dan menjadi wartawan harian sore Sinar Harapan pada tahun 2001 hingga tahun 2015, saat koran sore ini bangkrut. Pengalaman ini memadai untuk menjadi seorang editor yang mumpuni.

Berita Terkait