Ketua DPRD Banten: Pemprov Jangan Panik Hadapi Virus Corona

Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni mengatakan bahwa dalam penanganan Covid-19 di Provinsi Banten. Pemprov Banten memang harus mengantisipasi, namun tidak boleh panik.

Hal itu dikatakan Andra saat di temui di Gedung DPD Gerindra Banten, di Jalan Serang-Pandeglang, Kota Serang, Kamis (12/3/2020).

Andra memandang, harus sama-sama saling menjaga kondusifitas daerah, dan tidak boleh menunjukkan kepanikan. Namun, yang harus ditunjukan adalah kesiapan dan kesigapan.

Antisipasi harus, panik jangan. Karena kalau pemerintah (Pemrov Banten) panik, siapa yang mengurusi warganya,” katanya.

Lanjut Andra, kesiapan dan kesigapan dalam hal ini yakni saat menghadapi dan saat terjadi. Andra menilai, jangan sampai unsur pemerintah membuat kebijakan-kebijakan yang kontraproduktif.

“Pada dasarnya saya mendukung setiap upaya yang dilakukan oleh Pemprov Banten, dalam melakukan pencegahan dan mengantisipasi masalah Covid-19 ini,” ungkapnya.

Andra menghimbau, masyarakat Banten harus sama-sama menjaga kesehatan masing-masing, kesehatan lingkungan dan saling berkoordinasi.

“Saya kira memang kita perlu prihatin, tapi jangan sampai menghambat silaturahmi,” pungkas Ketua DPRD Provinsi Banten. (Sofi Mahalali)

Sofi Mahalali

Next Post

Dikritik Soal Pasien Corona, Gubernur Banten Bilang Amanat UU Kesehatan

Jum Mar 13 , 2020
Gubernur Banten, Wahidin Halim memghormati dan memahami peran Juru Bicara Convid-2019. Namun penyampaian informasi penyakit virus corona ke publik oleh Gubernur merupakan amanat Undang-undang Kesehatan. “Apa yang saya sampaikan sebagai bentuk tanggung jawab sebagaimana diamanatkan oleh UU Kesehatan dan saya memahami protokoler serta menghormati peran Juru Bicara convid-2019,” tambah Gubernur. […]