Nenek Kastinah Ditemukan Tewas di Bendungan Irigasi Sentul

Kastinah (70), warga asal Desa Dukuh, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, ditemukan tewas tersangkut di bendungan irigasi Sentul. Nenek ini diduga terpeleset saat cuci kaki di aliran irigasi, lalu tenggelam di sungai.

Humas Kantor Basarnas Banten Suwarsito mengatakan, jenazah ditemukan pukul 02.00 WIB dini hari oleh warga di bendungan. Lalu sekira pukul 03.00 WIB, tim dari Basarnas melakukan evakuasi dengan menggunakan perahu karet.

“Kita evakuasi dalam keadaan meninggal dan langsung diserahkan ke pihak keluarga,” kata Suwarsito di Serang, Banten, Senin (6/7/2020).

Tim SAR pada sehari sebelumnya telah melakukan pencarian jenazah nenek Kastinah di aliran irigasi Sentul sampai ke Pontang. Nenek ini dilaporkan tenggelam pada Sabtu (4/7) lalu sekira pukul 19.30 WIB saat pergi ke aliran irigasi.

Sempat Curiga

Keluarga sendiri sempat curiga karena si nenek tak kunjung pulang ke rumah. Warga setempat sempat melakukan pencarian pada malam itu namun tidak menemukan hasil.

“Dia ke sungai kemungkinan cuci kaki, rumahnya sendiri jauh dari sungai irigasi,” ujar Suwarsito.

Sebelumnya, Seorang pria renta yang diperkirakan berusia 70an tahun ditemukan tewas di sungai irigasi di Kampung Pasir Juwet, Desa Kamaruton, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Serang, Jumat (26/6/2020). Dari hasil identifikasi, pria yang belum diketahui identitasnya ini diduga tewas akibat tenggelam (Baca: Pria 70 Tahun Diduga Tewas Tenggelam di Irigasi Lebakwangi) .

“Dari hasil identifikasi tidak ditemukan adanya bekas kekerasan pada tubuh korban. Kematian korban masih kita selidiki namun diduga karena karena korban tenggelam,” ungkap Kapolres Serang AKBP Mariyono didampingi Kasatreskrim AKP Arief N Yusuf.

Dikatakan Kapolres, mayat pria lansia ini ditemukan warga di sungai irigasi dalam posisi mengambang. Petugas yang mendapat laporan dari warga segera mendatangi lokasi. Hanya dalam waktu yang begitu singkat, lokasi temu mayat banyak didatangi warga yang ingin melihat kondisi mayat.

“Diduga mayat lansia bukan warga setempat karena warga yang ada di lokasi kejadian tidak ada satupun yang mengenali wajah korban. Korban dievakuas dan dilakukan pemeriksaan. Jasad korban kami bawa ke RSUD dr Drajat Prawiranegara,” terang Kapolres.

Sementara itu, Kasatreskrim AKP Arief N Yusuf mengatakan dari hasil identifikasi, pria lansia ini diperkirakan berusia lebih dari 70 tahun. (Rivai Ikhfa)

Berita Terkait