Sosial

Perayaan Imlek 2021 di Banten Terasa Sepi di Tengah Pandemi Covid

Perayaan Imlek 2021 di tengah pandemi, terpantau sepi. Seperti di Vihara Avalokitesvara, Kasemen, Kota Serang, Banten. Pada Imlek 2572 di Shio Kerbau Logam hanya terlihat beberapa umat Budha beribadah, selesai, mereka langsung pulang kembali ke rumah masing-masing.

“Situasi sampai saat ini masih akan terkendali, kami monitor kegiatan di Vihara ini masih berjalan dengan lancar. Tidak terlalu ramai, secara bergantian, satu keluarga beribadah di vihara ini lalu kembali,” kata Kapolres Serang Kota, AKBP Yunus Hadit Pranoto di lokasi, kemarin.

Meski terpantau sepi, nampak beberapa personel Brimob nampak berjaga di vihara yang berdiri sekitar tahun 1759.

Masyarakat diimbau tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) covid-19, untuk mencegah penularannya.

Baca:

“Kami imbau untuk masyarakat yang merayakan imlek, mungkin bisa membatasi kegiatannya, supaya bisa menjaga protokol kesehatan,” terangnya.

Baca Juga:   Pemprov Banten Kirim Bantuan Dan Relawan Ke Donggala dan Palu

Vihara Avalokitesvara lokasinya berdekatan dengan Masjid Agung Banten. Keduanya berdiri hampir bersamaan.

Selain itu, di dalam vihara juga terdapat bedug khas Islam. Tanda toleransi keberagamaan di Banten terjalin ratusan tahun silam.

Menurut id.wikipedia, Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting orang Tionghoa. Perayaan tahun baru ini dimulai pada hari pertama bulan pertama (Hanzi: 正月; pinyin: zhēng yuè) di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh 十五暝 元宵節 pada tanggal ke-15 (pada saat bulan purnama). Malam tahun baru imlek dikenal sebagai Chúxī 除夕 yang berarti “malam pergantian tahun”. (Yandhi Deslatama)

Yandhi Deslatama

SELENGKAPNYA
Back to top button