Permohonan Maaf Batik Air Tidak Terangkutnya 2 Penumpang Ke Bali

Foto: Humas Lion Air Group

Batik Air menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dua penumpangnya yang tidak terangkut dalam penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta, Banten menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Kamis (18/10/218).

Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro dalam siaran pers Humas Lion Air Group yang diterima MediaBanten.Com, Minggu (21/10/2018) menyebutkan, dua tamu yang tidak terangkut di dalam layanan ID-6061 yang memiliki waktu berangkat pukul 08.55 WIB dikarenakan adanya kebijakan mengganti jenis pesawat di rute tersebut dengan pertimbangan faktor pergerakan pesawat guna memastikan ketepatan waktu keberangkatan serta dalam upaya menjaga on time pada rotasi serta operasional Batik Air berikutnya.

Batik Air menyampaikan, atas kondisi seperti itu telah menyebabkan terjadinya kelebihan penumpang (over capacity) dua orang tamu. Pada penerbangan ID-6061 seharusnya dioperasikan dengan armada jenis Boeing 737-800NG (B738) yang berkapasitas 12 kelas bisnis dan 150 kelas ekonomi, namun menggunakan pesawat Airbus A320-200CEO (A320) yang memiliki 12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi. Dalam kondisi ini terdapat selisih 6 kursi di kelas ekonomi antara A320 dan B738.

Baca: Diduga Depresi, Lion Air Batalkan Satu Penumpang Terbang Ke Bandara Sokenarno-Hatta

“Batik Air menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada dua tamu atas ketidaknyamanan yang timbul dari terganggu perjalanannya,” kata Danang Mandala Prihantoro.

Batik Air telah menawarkan dan membantu kepada dua tamu yang terdampak dengan memindahkan penerbangan (transfer flight) di hari (18/ 10) dan rute yang sama (CGK-DPS). Berdasarkan hasil negosiasi bersama, telah menyetujui solusi layanan untuk berangkat dengan jadwal terbaru yaitu layanan Batik Air bernomor ID-6512 pukul 10.55 WIB.

Batik Air menjalankan prosedur sesuai aturan dalam penanganan kedua tamu dengan berkoordinasi secara tepat bersama petugas layanan di darat (ground handling) serta pihak terkait guna memberikan upaya pelayanan terbaik. Batik Air juga menjelaskan tidak menjual kembali dari tiket pelanggan yang sudah melakukan pelaporan diri dan mendaftarkan bagasi/ barang bawaan (check-in).

Atas kejadian tersebut, Batik Air akan menjadikan sebagai bahan evaluasi dan rekomendasi dalam rangka meningkatkan kualitas layanan dan operasional penerbangan. (Siaran Pers Humas Lion Air Group)

Berita Terkait