Militer

Prajurit Menkav 2 Mar Tanam Pohon Sorgum di Lahan Tidur

Wadanmenkav 2 Mar, Letkol Mar La Ode Jimmy Herizal Rahman berserta prajurit melakukan penanaman Sorgum di lahan tidur yang diubah jadi lahan ketahanan pangan Menkav 2 Mar, Kesatrian Marinir Soepraptono, Semarung Ujung, Surabaya, Jumat (9/9/2022).

Penanaman ini merupakan kegiatan dalam rangka menyukseskan “Gerakan Nasional Penanaman Sorgum Tahun 2022, TNI AL Bersama Rakyat Siap Membangun Kejayaan maritim Untuk Indonesia Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat.

Resimen Kavaleri 2 Marinir memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif yang bermanfaat dengan menanam Sorgum sebagai bentuk nyata dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan.

Ini sesuai dengan perintah harian Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono guna membangun sumber daya manusia yang unggul dan profesional, serta kerja nyata yang bermanfaat bagi institusi, masyarakat, bangsa dan negara.

Wakil Komandan Resimen Kavaleri 2 Marinir menyampaikan, kegiatan penanaman Sorgum ini merupakan penyediaan kebutuhan bahan pangan bagi prajurit dan masyarakat umum.

Selain itu pembukaan lahan pertanian ini diharapkan dapat mendukung Pemerintah dalam menyongsong Hari Pangan Sedunia pada tanggal 16 Oktober 2022.

Menurut id.wikipedia, Sorgum (Sorghum spp) adalah tanaman serbaguna yang dapat digunakan sebagai sumber pangan, pakan ternak dan bahan baku industri.

Sebagai bahan pangan, sorgum berada pada urutan ke-5 setelah gandum, jagung, padi, dan jelai. Sorgum merupakan makanan pokok penting di Asia Selatan dan Afrika sub-sahara.

Sorgum juga mengandung serat tidak larut air atau serat kasar dan serat pangan, masing-masing sebesar 6,5% – 7,9% dan 1,1% – 1,23%. Kandungan protein pun seimbang dengan jagung sebesar 10,11% sedangkan jagung 11,02%.

Begitu pula dengan kandungan patinya sebesar 80,42%. Sedangkan kandungan pada jagung 79,95%.

Hanya saja, yang membuat tepung sorgum sedikit peminat adalah karena tidak adanya gluten seperti pada tepung terigu.

Masyarakat indonesia sudah tenggelam dalam nikmatnya elasitisitas terigu, karena tingginya gluten, dan inilah yang membuat adonan mie, dan roti menjadi elastis.

Selain itu Sorgum dikenal memiliki manfaat yang lebih baik daripada tepung terigu karena bebas gluten dan memiliki angka indeks glikemik yang rendah, sehingga turut mendukung tren gerakan konsumen bebas gluten diet seperti di negara-negara maju. (Munawir – Menkav 2 Mar / Editor: Iman NR)

SELENGKAPNYA
Back to top button