Presiden RI Berikan Penghargaan 7 Anak Beprestasi dan 1Usaha Asal PKH Banten

Foto: Istimewa

Presiden RI, Joko Widodo direncanakan memberikan penghargaan kepada anak-anak berprestasi dari keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (12/8/2018). Penghargaan itu termasuk untuk wilayah Banten bagi 7 anak berprestasi dan 1 KPM Sejahtera Mandiri.

Kasi Jamsoskel Dinas Sosial Provinsi Banten, Budi Darma S yang dihubungi MediaBanten.Com, Jumat (10/8/2018) membenarkan pemberian penghargaan Presiden RI terhadap anak berpestasi dan KPM Sejahtera Mandiri dari Banten. Pemberian penghargaan itu dalam acara yang bertemakan “Gebyar Prestasi Keluarga Sejahtera Indonesia”.

“Bu Kadis Sosial dan kami sudah mendapatkan surat tugas dari Gubernur dan Wakil Gubernur Banten untuk memfasilitasi dan mengantarkan anak-anak tersebut,” kata Budi.

Ketujuh anak PKH yang berprestasi yang bakal menerima penghargaa Presiden adalah Muta’i yang juara 1 MTQ Tiangkat Banten, Lisa Rachmawati juara kelas dari SMP hingga SLTA dan lulus ujian seleksi perguruan tinggi, Hikmawiah yang menempati 5 besar sejak SD hingga SMA serta penerima beasiswa Bidik Misi di UIN SMH Banten, Lia Novianti sebagai penerima beasiswa Bidik Misi, Aire Kurnia Prawira selaku penerima beasiswa Bidik Misi.

Baca: Nana, Penerima Jamsosratu Kini Produksi Jaket Pelampung di Desa Pasir Ampo

Eli sebagai juara lomba jahit menjahit tingkat provinsi, juara 3 membatik tingkat kabupaten, juara 3 atletik tingkat provinsi dan juara 1 lomba otomotif tingkat provinsi. Suci Rahayu sebagai peraih medali perak Tahfidz Quran The International Olympiade Of Quran and Technology Uhamka tahun 2016 serta peraih medali perak Tahfidz Quran Bandar Lampung tahun 2017.

Penghargaan Presiden Ri juga akan diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berupaya untuk “hijrah” dari keterpurukan ekonomi menjadi keluarga mandiri secara ekonomi. Penghargaan untuk Banten rencananya diberikan kepada Rustanah yang kini memiliki usaha konveksi, bengkel dan warung. Sebelumnya, Rustanah digolongkan keluarga miskin dan tidak memiliki usaha untuk kecukupan ekonomi keluarganyanya. Setelah menjadi peserta program PKH, Rustanah diberikan motivasi bisa mandiri yang menyebabkan Rustanah dinilai sukes mandiri.

Selain pemberian penghargaa, Banten juga mengikutkan peserta untuk saresehan tentang sumber daya manusia (SDM) dalam pelaksanaan PKH. Rencananya, Banten menyertakan 1 koordinator wilayah PKH, 12 koordinator kabupaten/kota, 15 pekerja sosial selaku supervisor dan 2 orang pendamping inspirasi.

Menurut surat dari Kementrian Sosial RI pada tanggal 6 Agustus 2018, anak berprestasi itu harus hadir dengan membawa piala atau trofi, piagam penghargaan dan pakaian sesuai dengan prestasi yang diraihnya. “Acara ini dalam rangka memberikan apresiasi kepada KPM PKH dan menyosialisasikan kebijakan PKH dari Direktorat Jaminan Sosial Keluarga,” kata Direktur Jaminan Sosial Keluarga Kementrian Sosial RI dalam suratnya. (Adityawarman)

Berita Terkait