Prihatin PPKM Darurat, Komisi V Desak Jamsosratu Segera Dicairkan

Sekertaris Komisi V DPRD Banten, Fitron Nur Ikhsan meminta agar dana bantuan Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu (Jamsosratu) segera dicairkan. Sebab kata dia, DPRD prihatin situasi selama pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat di Provinsi Banten membuat masyarakat membutuhkan bantuan dari pemerintah.

Jamsos Ratu sebaiknya dipercepat pencairannya. Seiring diterapkannya PPKM darurat pemerintah Provinsi Banten diharapkan dapat mengambil langkah strategis dalam meringankan beban masyarakat terdampak. Ini merupakan prihatin,” ujarnya, Minggu (18/7/2021).

Apalagi kata Politisi Golkar itu, jika PPKM Darurat harus diperpanjang. Menurutnya, seiring dengan dilakukan langkah optimalisasi pencairan Jamsos APBN, Jamsosratu juga menjadi daya dukung yang signifikan.

“Mohon Dinsos (Banten) dapat melakukan percepatan dalam pencairan. PPKM Darurat ini sangat terasa dampaknya. Meski dampaknya meluas namun setidaknya penerima Jamsosratu pasti sangat terdampak. Skema bantuan Jamsosratu secara data sudah jelas kita tinggal mencairkan saja,” tegas Fitron.

Lebih lanjut diungkapkan Fitron, realisasi Bansos ini dapat menjadi upaya pemenuhan kebutuhan pokok dan mengurangi beban penghidupan keluarga miskin dan rentan termasuk menjaga daya beli masyarakat.

“Komisi V akan mencoba mengambil langkah koordinatif, kita akan panggil Dinsos. Kami minta Dinsos menyiapkan laporan eksistingnya secara administratif,” katanya.

Selain akan memanggil Dinsos Banten dalam waktu dekat, Komisi V juga sekaligus akan koordinasi perihal Bansos-bansos lainnya, yang diharapkan dapat membantu kebutuhan masyarakat Banten.

“Darurat ini, kasihan banget mereka yang diperkotaan. Sepertinya yg dipedesaan juga sama,” terangnya.

Untuk memperkuat integritas data, dia nilai tidak hanya menjadi tugas pemerintah pusat. Namum pemerintah kabupaten/kota diharapkan dapat aktif melakukan verifikasi dan validasi data sehingga Bansos bisa tepat sasaran.

“Keterbatasan anggaran diharapkan bantuan dapat presisi. Jika memang ada sebagian masyarakat yang sudah layak. Graduasi alangkah lebih baiknya sasarannya dialihkan kepada yang lain yang kini lebih terdampak,” pungkasnya. (Adv)

Berita Terkait