Satgas Covid Pandeglang Minta TNI-Polri Lacak 2 WN Banglades Positif

Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pandeglang meminta kepolisian dan TNI melakukan pelacakan riwayat kontak warga negara (WN) Banglades yang terindikasi positif Corona saat menjalani rapid test. Sejauh ini, ada 31 orang terdiri warga Kecamatan Menes dan Majasari yang pernah melakukan kontak dengan mereka.

“Yang di-tracing di data sekitar 16 di Menes dan 15 di Majasari, kita minta bantuan TNI dan polisi untuk menelusuri di lapangan,” kata Jubir Gugus Tugas COVID-19 Pandeglang Achmad Sulaeman saat dihubungi, Jumat (17/4/2020).

Jumlah orang yang pernah melakukan kontak dimungkinkan akan bertambah. Karena, WN Bangladesh yang juga anggota jemaah tablig itu bertemu dengan santri secara berganti-gantian.

Dari hasil pemeriksaan, Achmad mengatakan warga asing ini ternyata tinggal di Pandeglang sejak 3 atau 4 April 2020. Dari total 5 orang, dua dinyatakan reaktif saat di-rapid test. Untuk memastikan apakah mereka positif, tim sudah melakukan swab.

Pada Kamis (16/4) sekira pukul 15.00 WIB, mereka juga sudah dievakuasi ke Wisma Altet Kemayoran. “Kita butuh tempat isolasi khusus mereka WNA, jadi kemarin kita kembalikan dan sudah kontak dengan komunitasnya (jemaah tablig) yang biasanya di Kebon Jeruk. Di sana ternyata sudah isolasi mandiri dan nggak bisa masuk lagi orang dari luar. Ada informasi di Wisma Atlet bisa, akhirnya dievakuasi ke sana,” tutur Achmad. (Rivai Rivai)

Berita Terkait